Forum Pengurangan Risiko Bencana Dibentuk di Kepulauan Riau

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Riau Muhammad Hasbi. FOTO:dok.Ant

TANJUNGPINANG, SUDUTPANDANG.ID – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau membentuk Forum Pengurangan Risiko Bencana guna meningkatkan partisipasi masyarakat dalam upaya mitigasi dan penanggulangan bencana.

“Keterlibatan masyarakat dalam mencegah bencana dan menangani bencana dibutuhkan pemerintah,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Riau, Muhammad Hasbi di Tanjungpinang, Rabu (7/12/2022).

IMG-20220125-WA0002

Menurut dia Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad dijadwalkan melantik pengurus Forum Pengurangan Risiko Bencana tingkat provinsi pada akhir Desember 2022.

Ia mengatakan bahwa Forum Pengurangan Risiko Bencana dibentuk di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

“Pengurus organisasi itu terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh pemuda, akademisi, dan lainnya. Kami akan membina organisasi ini sehingga dapat berperan aktif dalam mencegah dan menangani bencana,” katanya.

BACA JUGA  KPK Limpahkan Berkas Perkara Korupsi Bupati Bintan

Hasbi mengatakan bahwa pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana antara lain ditujukan untuk mendukung pengintegrasian program mitigasi dan penanggulangan bencana.

Ia menambahkan, pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana merupakan program nasional yang dilaksanakan di seluruh Indonesia.

Forum Pengurangan Risiko Bencana, menurut dia, akan bersinergi dengan organisasi penanggulangan bencana seperti Taruna Siaga Bencana (Tagana).

Ia menjelaskan, Tagana Kepulauan Riau telah menjalankan berbagai program mitigasi dan penanggulangan bencana, termasuk di antaranya Program Tagana “Go to School” dan Tagana “Go Green”.

Penguatan kapasitas mitigasi di wilayah Kepulauan Riau itu penting untuk mengantisipasi risiko mengalami bencana alam seperti banjir, angin kencang, gelombang tinggi, kata Muhammad Hasbi. (02/Ant)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *