Gagalkan Aksi Begal, Dua Prajurit TNI Kodam Jaya Raih Penghargaan

Pangdam Jaya Mayjen TNI Untung Budiharto (kanan) saat memberikan piagam kepada kepada 2 prajurit TNI yang berhasil menangkap begal saat acara Apel Komandan Satuan (AKS) Kodam Jaya Tahun Anggaran 2022, di Aula Sudirman Markas Kodam Jaya, Jalan Mayjen Sutoyo No 5 Cililitan Jakarta Timur, Selasa (17/5/2022). Sumber FOTO:Dok.Pendam Jaya

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Atas dedikasinya berhasil menangkap pelaku begal di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada tanggal 7 Mei 2022, dua Prajurit TNI Yonarhanud 10/ABC mendapat penghargaan dari Pangdam Jaya Mayjen TNI Untung Budiharto bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Moh Fadil Imran.

Piagam penghargaan diberikan kepada dua prajurit TNI itu saat acara Apel Komandan Satuan (AKS) Kodam Jaya Tahun Anggaran 2022, di Aula Sudirman Markas Kodam Jaya, Jalan Mayjen Sutoyo, Cililitan Jakarta Timur, Selasa (17/5/2022).

IMG-20220125-WA0002

AKS TNI AD Tersebar Kodam Jaya TA 2022 dihadiri oleh Pangdam Jaya, pejabat utama Kodam Jaya, para Dandim di jajaran Kodam Jaya, pejabat utama Polda Metro Jaya, para Kapolres serta Kapolsek jajaran Polda Metro Jaya.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Metro Jaya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada dua prajurit TNI tersebut karena telah membantu kepolisian dalam memberantas kejahatan serta turut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Ia menyatakan bahwa dalam satu tahun setengah menjadi Kapolda merasakan betul kolaborasi lahir batin antara Polda Metro Jaya dengan Kodam Jaya terjalin begitu kuat.

Jalinan itu, kata dia, lebih erat nyata di lapangan. Hal itu, adalah sesuatu yang tidak hanya luar biasa tapi juga akan dicatat oleh sejarah bahwa TNI-Polri, khususnya Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya konsisten menjaga keamanan.

Fadil Imran juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran, baik Polda Metro Jaya maupun Kodam Jaya atas dedikasi dan pengabdian selama ini, khususnya dalam tahapan pengamanan bulan suci Ramadhan 1443 Hijriah lalu.

“Alhamdulillah di Jakarta sangat kondusif tidak ada tawuran dan tidak ada kejadian menonjol, pengamanan aksi unjuk rasa berhasil dilalui dengan baik,” ucapnya.

Hal tersebut dapat terwujud karena dirinya dan Pangdam Jaya sudah berkomitmen satu dalam jiwa.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.