Kekompakan Pengurus H2U Jadi Kunci Majunya Bank Sampah Warga

Kekompakan pengurus KSM Harmoni Dua Unggul (H2U) menjadi kunci sukses pengelolaan bank sampah warga di Pasuruan. (Foto: ist)
Kekompakan pengurus KSM Harmoni Dua Unggul (H2U) menjadi kunci sukses pengelolaan bank sampah warga di Pasuruan. (Foto: ist)

PASURUAN – JATIM | SUDUTPANDANG.ID – Kekompakan ditunjukkan para pengurus KSM Harmoni Dua Unggul (H2U) saat melakukan proses penimbangan dan pemilahan sampah dari para nasabah bank sampah. Suasana gotong royong dan kebersamaan terlihat dalam setiap tahapan pengelolaan sampah yang dilakukan bersama (Minggu ,17 Mei 2026)

Mulai dari proses penerimaan sampah, pemilahan berdasarkan jenis, hingga penimbangan dilakukan secara tertib dan penuh semangat. Hal tersebut menjadi bukti komitmen pengurus dalam menjaga keberlangsungan program bank sampah yang selama ini berjalan di lingkungan warga.

Ketua KSM Harmoni Dua Unggul Aba Ifan panggilan akrabnya mengatakan, kekompakan pengurus menjadi modal utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap program bank sampah. Menurutnya, partisipasi aktif para nasabah juga menjadi penyemangat bagi pengurus untuk terus berinovasi.

BACA JUGA  Pastikan Pemilu Aman, Dandim 0819 Bersama Forkopimda Pasuruan Kunjungi TPS

“Kami sangat mengapresiasi antusias para nasabah yang rutin menyetorkan sampah. Ke depan, KSM berencana memberikan souvenir, parcel Hari Raya, hingga reward bagi seluruh nasabah setia H2U,” ujar Aba Ifan.

Meski demikian, rencana tersebut masih akan dibahas lebih lanjut melalui musyawarah bersama seluruh pengurus agar pelaksanaannya dapat berjalan adil dan tepat sasaran.

Program pemberian apresiasi itu diharapkan mampu meningkatkan semangat warga dalam memilah sampah dari rumah sekaligus memperkuat kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

“Mudah – mudahan program ini bisa segera terealisasi dan bisa membawa manfaat bagi seluruh anggota maupun masyarakat,” tambahnya.

Keberadaan Bank Sampah H2U sendiri dinilai tidak hanya membantu mengurangi volume sampah lingkungan, tetapi juga mempererat kebersamaan warga melalui kegiatan sosial dan gotong royong yang terus dijaga hingga saat ini. (ACZ)