Hemmen
Kepri  

Gerak Cepat Gubernur Ansar, Pemprov Kepri Bantu Rp 300 Juta dan Logistik untuk Korban Banjir di Natuna

Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad (Foto: Istimewa)

TANJUNGPINANG, SUDUTPANDANG.ID – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad bergerak cepat untuk membantu korban terdampak banjir di Natuna dan Tambelan. Tidak hanya menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk menanggulangi bencana banjir di kedua daerah tersebut, Ansar Ahmad juga menyerahkan bantuan dana sebesar Rp300 juta pada Jumat (16/12/2022).

Bantuan tersebut berasal dari bantuan keuangan khusus ini untuk penanganan dampak bencana banjir di Kabupaten Natuna yang terjadi pada Kamis (15/12/2022) kemarin.

Selain uang Rp300 juta untuk korban banjir di Natuna, Pemprov Kepri juga mengirimkan sejumlah bantuan logistik melalui BPBD ke Tambelan.

Adapun bantuan logistik Pemprov Kepri ke Natuna melalui BPBD, di antaranya 1  unit rubberboat, 40 buah life jaket, 200 lembar selimut, 200 matras dan 120 kasur. Semuanya akan dikirim, Jumat (16/12), menggumakan pesawat Nam Air dengan total bobot mencapai 450 kg.

Sementara bantuan logistik yang akan dikirim ke Tambelan, di antaranya kasur busa 16 unit, seprey 16 lembar, selimut 48 helai, kit kebersihan 16 buah, perlengkapan bayi 10 paket, family kit 5 paket dan perlengkapan dapur 2 set.

Gubernur Ansar berpesan agar warga yang rumahnya terdampak tetap sabar, dan saling memberi support satu sama lainnya.

“Kita komunikasi terus secara intens. Kita juga sudah meminta kepada kepala BPBD agat monitor terus, kita jaga jangan sampai terganggu kesehatan masyarakat,” kata Ansar Ahmad.

Gubernur Ansar meminta agar pihak BPBD Kepri berkoordinasi dengan Pemkab Natuna dan segera menyalurkan bantuan yang sifatnya mendesak untuk masyarakat.

Pemkab Natuna sendiri, sudah menyediakan berbagai tempat pengungsian. Meskipun sebagian masyarakat ada yang memilih mengungsi ke rumah keluarga dan tetangga terdekat yang tidak terdampak banjir

“Kita bersyukur juga Pemkab Natuna gerak cepat menangani ini. Kita doakan saja semua akan baik-baik saja, tidak ada korban jiwa. Dan kepada para korban terdampak agar bersabar,” ujar Ansar.

880 Rumah Terendam 

Sebagai informasi, beberapa daerah yang terkena banjir di Natuna di antaranya di Kelurahan Ranai Darat dan Bunguran Timur. Banjir terjadi akibat curah hujan yang tinggi.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dari berbagai sumber, setidaknya ada 880 rumah terdampak banjir di wilayah Kecamatan Bunguran Timur, Natuna.

Akibat banjir di dua kecamatan, yakni di Pulau Ranai, Natuna itu, setidaknya kurang lebih seribu jiwa terdampak. Di kecamatan Bunguran Timur terdapat  207 KK yang terdampak dengan jumlah 996 jiwa dengan sebaran Kelurahan Ranai 320 jiwa, dan di Kelurahan Ranai Darat 221 jiwa, Kelurahan Bandarsyah 55 jiwa dan Kelurahan Batu Hitam 400 jiwa.(ian/01)

Kesbangpol Banten

Tinggalkan Balasan