TANJUNGPINANG-KEPRI, SUDUTPANDANG.ID – Dua orang pendaki, yakni M. Rizki dan Dika, yang sebelumnya dilaporkan tersesat di Gunung Jantan, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Penjelasan itu disampaikan Kepala Kantor SAR Kelas A Tanjungpinang, Fazzli dalam keterangan di Tanjungpinang, Jumat (10/7/2026).
Disampaikannya bahwa kedua pemuda tersebut mendaki gunung pada Kamis (9/7) sore dan sempat mengabarkan bahwa mereka kehilangan arah pada pukul 21.00 WIB.
“Mereka akhirnya benar-benar hilang kontak akibat kehabisan daya baterai ponsel,” katanya.
Merespon laporan pada Kamis (9/7) malam pukul 22.33 WIB, kata dia,, Tim Rescue Pos SAR Tanjung Balai Karimun langsung merapat ke lokasi kejadian guna mencari keberadaan kedua korban.
Lalu, katanya, t im menggunakan peralatan penunjang khusus berupa drone thermal untuk melacak suhu tubuh di kegelapan.
Selanjutnya, tim bergerak menyisir jalur pendakian pada tengah malam bersama unsur gabungan lainnya.
Kerja keras tim yang solid, katanya, membuahkan hasil cepat di mana pada Jumat (10/7) dini hari atau sekitar pukul 00.40 WIB, kedua korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat pada jarak sekitar 50 meter dari pos pertama pendakian.
“Keduanya sudah dievakuasi ke posko SAR untuk diserahterimakan dengan aman kepada pihak keluarga,” katanya.
Dengan ditemukannya seluruh korban, menurut dia, maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup pada pukul 01.10 WIB.
SAR Tanjungpinang mengapresiasi kerja keras dari semua unsur gabungan yang terlibat, mulai dari Polres Karimun, BPBD, Tanggap Bencana, perangkat desa, hingga masyarakat setempat, demikian Fazzli. (Red/Ant/02)










