Golkar Minta Kader Tahan Diri Usai Tewasnya Nus Kei

Avatar photo
Golkar Minta Kader Tahan Diri Usai Tewasnya Nus Kei
Sekjen Golkar Muhammad Sarmuji.(Foto: Dok. Partai Golkar)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Partai Golkar mengimbau seluruh kader untuk tetap menahan diri dan tidak terprovokasi menyusul tewasnya Ketua DPD II Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora atau Nus Kei, akibat penikaman oleh orang tak dikenal.

Sekjen Partai Golkar, Sarmuji, mengatakan, partai menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada aparat kepolisian. Ia juga meminta proses hukum dilakukan secara tuntas dan profesional.

“Kepada kader tetap waspada, tetapi jangan terpancing situasi. Kita percayakan kepada aparat kepolisian untuk mengusut tuntas peristiwa ini,” kata Sarmuji, Minggu (19/4/2026).

Ia menyebutkan, partai merasakan duka mendalam atas peristiwa tersebut. Namun, ia menegaskan pentingnya menjaga situasi tetap kondusif di tengah masyarakat.

Sarmuji juga menyampaikan bahwa pelaku penikaman diduga telah diamankan oleh pihak kepolisian. Meski demikian, motif dan latar belakang pelaku masih dalam pendalaman.

BACA JUGA  Gelar Konsolidasi Golkar 'PEDE' Dhito-Dewi Menang di Pilkada 2024

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Maluku, Komisaris Besar Polisi Rositah Umasugi, menjelaskan insiden penikaman terjadi di area pintu keluar Bandara Karel Sadsuitubun, Maluku Tenggara.

Menurut dia, korban diserang sesaat setelah tiba dari Jakarta.

“Korban yang baru saja tiba dari Jakarta diserang oleh orang tidak dikenal menggunakan senjata tajam,” ujar Rositah.

Ia menambahkan, pelaku mendekati korban dan langsung melakukan penikaman menggunakan pisau sebelum melarikan diri dari lokasi kejadian.

Di tingkat daerah, DPD I Partai Golkar Maluku juga mendesak aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut. Ketua DPD I Golkar Maluku, Umar A. Lessy, menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden yang menewaskan kader partainya.

BACA JUGA  Dico Jadi Kandidat Kuat Cagub Jateng, Pengamat: Muda Potensial Dengan Bukti Kerja Nyata

“Kami mengutuk keras tindakan kekerasan ini. Peristiwa ini tidak hanya berdampak pada korban dan keluarga, tetapi juga berpotensi mengganggu stabilitas sosial di daerah,” kata Umar dalam keterangan tertulis.

Ia mengimbau kader Golkar, khususnya di Maluku Tenggara, untuk tetap tenang, tidak terprovokasi, dan menjaga keamanan lingkungan.

Menurut dia, solidaritas harus ditunjukkan melalui sikap dewasa, bukan tindakan yang dapat memperkeruh keadaan.

Selain itu, Golkar juga mendorong aparat keamanan untuk segera menangkap pelaku dan mengungkap motif di balik kejadian tersebut secara transparan.

Partai juga mengajak tokoh masyarakat, tokoh agama, dan elemen pemuda untuk bersama-sama menjaga ketertiban serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

BACA JUGA  Alfius Way Berikan Selamat Pada Bahlil Lahadalia Pimpin Golkar

Diketahui, Agrapinus Rumatora sebelumnya datang ke Maluku Tenggara dalam rangka persiapan musyawarah daerah (Musda). Ia sempat dilarikan ke rumah sakit setelah penikaman, namun nyawanya tidak tertolong.(red)