PASURUAN — JATIM | SUDUTPANDANG.ID – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh dunia pendidikan Kota Pasuruan. Nurul Mawaridah, M.Pd, guru Prakarya SMP Negeri 4 Pasuruan, berhasil lolos seleksi sebagai pembicara nasional dalam ajang Puncak Temu Pendidik Nusantara (TPN) XII
yang digelar di Sekolah Cikal Lebak Bulus, Jalan Lebak Bulus I, Cilandak Barat, Cilandak, Jakarta Selatan, pada Sabtu–Minggu, 11–12 Oktober 2025.
Keberhasilan ini bukan diraih dengan mudah. Nurul Mawaridah berhasil menyelesaikan 22 misi praktik baik dan bersaing dengan 1.911 peserta se-Nusantara, dari Sabang hingga Merauke, dari Aceh hingga Papua. Ia kemudian terpilih sebagai salah satu pembicara yang berbagi praktik baik pembelajaran dalam forum tersebut.
Dalam kesempatan bergengsi itu, Nurul Mawaridah menyampaikan materi berjudul “PBL Bermakna: Mengangkat Suara Murid ke Panggung Perubahan.”
Materi ini merupakan hasil refleksi dan implementasi nyata pembelajaran berbasis Project-Based Learning (PBL) yang menempatkan murid sebagai pusat proses belajar, sekaligus mendorong mereka menjadi agen perubahan di lingkungan.
Menurut Nurul, menjadi bagian dari kegiatan TPN XII merupakan pengalaman berharga sekaligus panggilan untuk terus menebar semangat perubahan di dunia pendidikan.
“Saya belajar bahwa pendidikan bukan sekadar mengajar, tetapi menumbuhkan kebermaknaan. Melalui praktik baik ini, saya ingin menunjukkan bahwa suara murid bisa menjadi kekuatan yang menggerakkan transformasi,” ujarnya.
Kegiatan TPN XII yang mengusung tema “Iklim Pendidikan dan Pendidikan Iklim” dan diikuti oleh belasan ribu pendidik dari 45 daerah.” ini mempertemukan para pendidik inspiratif dari berbagai daerah di Indonesia untuk berbagi gagasan, pengalaman, dan inovasi pembelajaran. Ajang ini juga menjadi wadah kolaborasi bagi guru, kepala sekolah, dan pemerhati pendidikan untuk saling menguatkan ekosistem belajar yang lebih humanis dan relevan dengan tantangan abad ke-21.
Atas pencapaian tersebut, Wali Kota Pasuruan, Bapak H. Adi Wibowo, S.T.P., M.Si., memberikan pesan inspiratif kepada Nurul Mawaridah. Dalam pesannya, beliau menyampaikan,“Tetap terus berjuang, menguatkan fondasi masa depan dengan jangkar kuat pendidikan. Pendidikan adalah investasi terbaik masa depan, menyiapkan generasi menyambut sejarah masa depan yang berkeadaban mewujudkan Indonesia Emas 2045.”
Ucapan tersebut menjadi dorongan moral bagi Nurul Mawaridah untuk terus melangkah dan menebar inspirasi di dunia pendidikan, khususnya di Kota Pasuruan. Ia berharap keberhasilannya menjadi motivasi bagi para guru lain untuk terus berkarya dan berinovasi dalam menciptakan pembelajaran yang bermakna bagi murid.
Melalui prestasi ini, SMP Negeri 4 Pasuruan kembali menunjukkan komitmennya sebagai sekolah yang aktif mendorong inovasi dan profesionalitas guru dalam menjawab tantangan zaman. Dengan semangat kolaboratif, para pendidik diharapkan terus tumbuh menjadi agen perubahan menuju pendidikan Indonesia yang lebih maju, berdaya saing, dan berkeadaban.(ACZ)


