Koramil Kraksaan Hadiri Kegiatan Sosialisasi Kedisiplinan, Ketertiban dan Bahaya Narkoba di lingkungan Pendidikan

Koramil Kraksaan Hadiri Kegiatan Sosialisasi Kedisiplinan, Ketertiban dan Bahaya Narkoba di lingkungan Pendidikan
Kegiatan sosialisasi kedisiplinan, ketertiban dan bahaya Narkoba di Aula SMKN 2 Kraksaan (Foto: Istimewa)

PROBOLINGGO-JATIM|SUDUTPANDANG.ID – Koramil 0820-12/Kraksaan menghadiri kegiatan sosialisasi kedisiplinan, ketertiban dan bahaya narkoba di lingkungan pendidikan yang digelar di Aula SMKN 2 Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi program Asta Cita Presiden RI sekaligus tindak lanjut arahan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI untuk melibatkan seluruh pemangku kepentingan dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba, khususnya di lingkungan sekolah.

Batuud Koramil 0820-12/Kraksaan Pelda Gangsar Setyo Nugroho mengatakan, penyalahgunaan narkoba menjadi ancaman serius bagi generasi muda karena dapat berdampak pada kesehatan fisik, mental, hingga masa depan pelajar.

“Karena itu, penting memberikan pemahaman kepada siswa mengenai bahaya narkoba serta konsekuensi hukum apabila terlibat dalam penyalahgunaan narkotika,” ujar Gangsar dalam keterangannya, Kamis (28/5/2026).

BACA JUGA  Bunuh Ratusan Warga Sipil Palestina Saat Ramadhan, Zionis Israel Lanjutkan Genosida di Gaza

Ia menjelaskan, meski belum ditemukan kasus penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah tersebut, pihaknya menemukan adanya peserta didik yang mulai mencoba merokok akibat pengaruh lingkungan dan pergaulan.

Menurut dia, minimnya edukasi juga menjadi salah satu faktor yang perlu diantisipasi sejak dini melalui kegiatan sosialisasi secara berkelanjutan.

Gangsar berharap para siswa dapat membentengi diri dari pengaruh negatif narkoba sekaligus memiliki keberanian menolak ajakan penyalahgunaan narkotika dalam bentuk apa pun.

“Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan siswa memiliki kesadaran lebih tinggi terhadap bahaya narkotika dan mampu menjaga diri dari pengaruh negatif lingkungan,” katanya.

Selain pencegahan narkoba, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat membentuk karakter disiplin dan ketahanan diri pelajar dalam menghadapi tantangan pergaulan.

BACA JUGA  Stafsus Mensesneg: Pertemuan Pratikno dan Kasad Andika Masalah Kenegaraan

Ia menambahkan, penanaman nilai-nilai positif sejak dini penting dilakukan agar siswa memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekolah maupun keluarga.

“Harapannya para siswa dapat menjadi pribadi yang peduli, tanggap, dan berani menolak penyalahgunaan narkoba demi menjaga masa depan mereka,” ujar Gangsar.(ACZ)