Puskesmas Jatirahayu Resmikan SIKELING dan SIMRAGA, Perkuat Deteksi Dini Penyakit Warga

Puskesmas Jatirahayu
Puskesmas Jatirahayu Resmikan SIKELING dan SIMRAGA, Perkuat Deteksi Dini Penyakit Warga (Foto: Humas Pemkot Bekasi)

BEKASI, SUDUTPANDANG.ID – Puskesmas Jatirahayu terus memperkuat layanan kesehatan berbasis pencegahan dengan meluncurkan dua program inovatif, yakni Skrining Kesehatan Keliling (SIKELING) dan Sosialisasi Inisiasi Sekolah Ibu Hamil Rahayu Bahagia (SIMRAGA).

Program tersebut diperkenalkan dalam kegiatan yang digelar pada Senin (13/7/2026) sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati.

Peluncuran dua program ini menjadi langkah strategis untuk memperluas layanan kesehatan preventif, mulai dari deteksi dini penyakit hingga pendampingan ibu hamil guna menekan angka kematian ibu dan bayi.

Kepala Puskesmas Jatirahayu, dr. Kulo atau yang akrab disapa dr. Julo, mengatakan SIKELING merupakan pengembangan dari inovasi sebelumnya, SIKEJU. Program ini dirancang agar layanan skrining kesehatan dapat menjangkau masyarakat secara langsung di lingkungan tempat tinggal mereka.

BACA JUGA  KPP Bekasi Barat Canangkan Pembangunan Zona Integritas WBBM

Sementara itu, SIMRAGA dihadirkan sebagai wadah edukasi bagi ibu hamil agar memperoleh pengetahuan mengenai kesehatan kehamilan, persalinan, hingga dukungan psikososial selama masa kehamilan.

“Harapan kami sangat jelas: ke depan, tidak boleh ada lagi kasus kematian ibu hamil maupun bayi di wilayah ini. Ini adalah target mulia yang harus kita wujudkan bersama,” tegas dr. Julo.

Menurutnya, SIMRAGA diharapkan menjadi salah satu langkah penting dalam memastikan setiap ibu hamil mendapatkan pendampingan yang optimal sehingga proses kehamilan hingga persalinan dapat berlangsung aman dan sehat.

Lanjut Dr. Julo menegaskan bahwa keberhasilan kedua program tersebut membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, tidak hanya tenaga kesehatan.

Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Camat Pondokmelati, Lurah Jatirahayu, TP PKK, Forum RW, RS Helssa, Universitas Panca Sakti, hingga pelaku usaha lokal seperti Naga Swalayan untuk bersama-sama mendukung implementasi program.

BACA JUGA  Tingkatkan Penegakan Hukum dan Pelayanan Pencari Keadilan, PN Jakarta Utara Terus Berbenah

“Anda semua yang hadir hari ini adalah mitra kunci. Mari kita bekerja sama dan bersinergi sehingga tujuan dari SIKELING dan SIMRAGA dapat terwujud demi kesejahteraan warga Jatirahayu,” ujarnya.

Usai peluncuran, kegiatan dilanjutkan dengan bimbingan teknis mengenai mekanisme pelaksanaan skrining kesehatan keliling serta penyusunan kurikulum awal Sekolah Ibu Hamil SIMRAGA.

Melalui dua inovasi ini, Puskesmas Jatirahayu ingin memperkuat budaya hidup sehat dengan mengedepankan pencegahan penyakit sebelum muncul komplikasi yang lebih serius.

Program SIKELING dan SIMRAGA diharapkan menjadi model pelayanan kesehatan preventif yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mewujudkan target menekan angka kematian ibu dan bayi di wilayah Jatirahayu secara berkelanjutan.(PR/04)