BANDA ACEH-ACEH, SUDUTPANDANG.ID – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas 10,5 hektare di kawasan Seunebok Pusaka, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh, berhasil dipadamkan tim Manggala Agni, demikian dinyatakan Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera, Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) .
“Hingga hari ke tujuh pemadaman total luas karhutla yang berhasil dipadamkan di kawasan Seuneubok Pusaka, Kecamatan Trumon Timur, Kabupatan Aceh Selatan, mencapai 10,5 hektare,” kata Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera, Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan Kemenhuta, Ferdian Krisnanto.
Ketika dihubungi dari Banda Aceh, Senin (13/7/2026), ia mengatakan pemadaman karhutla di kawasan tersebut sudah memasuki hari ke delapan.
Sebelumnya, lahan seluas 20 hektare di Desa Seunebok Pusaka, Kecamatan Trumon Timur, Kabupaten Aceh Selatan, terbakar pada Senin (6/7). Luas lahan terbakar, kata dia, terus bertambah dan kini meluas hingga 28 hektare.
Untuk memadamkan karhutla tersebut, kata dia, Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera mengerahkan satu regu tim Manggala Agni Daops Sumatera I/Sibolangit.
Selain tim Manggala Agni, pemadaman karhutla juga melibatkan personel Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, serta karyawan perusahaan perkebunan di wilayah tersebut.
“Lahan yang terbakar tersebut merupakan kawasan gambut. Fungsi lahan terbakar itu hak guna usaha atau HGU yang berbatasan dengan kawasan konservasi. Vegetasi lahan terdiri anakan kayu, semak belukar, tanaman pakis, sawit, dan lainnya,” katanya.
Ia mengatakan kondisi cuaca saat pemadaman pada hari ke tujuh atau Minggu (12/7) berlangsung cerah dari pagi hingga sore dengan kecepatan angin mencapai sembilan kilometer per jam.
Menurut dia akses menuju lokasi pemadaman dengan jarak tempuh 20 hingga 30 menit dari posko di Kantor PT Argo Sinergi Nusantara. Kondisi kebakaran saat ini api masih menyisakan asap.
“Kondisi saat ini sudah lebih kondusif karena kebakaran merupakan daerah pulau-pulau api. Tim akan tetap memadamkan api hingga tuntas,” demikian Ferdian Krisnanto. (Red/Ant/02)










