SUDUTPANDANG.ID – Kebiasaan begadang sering dianggap sepele, padahal dapat berdampak pada kesehatan fisik maupun mental. Kurang tidur dalam jangka panjang berisiko menurunkan daya tahan tubuh, mengganggu konsentrasi, hingga meningkatkan risiko penyakit jantung dan gangguan metabolisme.
Dokter spesialis kesehatan tidur dari American Academy of Sleep Medicine, Dr. Eric Olson, menyatakan bahwa tidur yang cukup menjadi kebutuhan penting bagi tubuh untuk melakukan proses pemulihan.
“Tidur bukan sekadar istirahat, tetapi bagian penting dari menjaga kesehatan otak dan tubuh secara keseluruhan,” ujar Olson dilansir Sudutpandang.id dalam salah satu publikasi kesehatan tidur.
Berikut lima tips agar terhindar dari kebiasaan begadang:
1. Tetapkan Jam Tidur yang Konsisten
Tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari membantu tubuh membentuk ritme sirkadian yang sehat.
Dengan pola yang teratur, tubuh akan lebih mudah merasa mengantuk pada malam hari.
2. Kurangi Penggunaan Gawai Sebelum Tidur
Paparan cahaya biru dari layar ponsel atau laptop dapat menghambat produksi hormon melatonin yang membantu tubuh merasa mengantuk. Sebaiknya hentikan penggunaan gawai minimal 30 menit sebelum tidur.
Menurut pakar neurologi tidur Matthew Walker, cahaya dari layar elektronik dapat “menipu” otak seolah masih berada di siang hari.
3. Hindari Konsumsi Kafein pada Malam Hari
Kopi, teh, dan minuman berenergi dapat membuat tubuh tetap terjaga lebih lama. Batasi konsumsi kafein terutama pada sore hingga malam hari.
4. Ciptakan Suasana Kamar yang Nyaman
Ruangan yang tenang, redup, dan sejuk membantu tubuh lebih rileks. Lingkungan tidur yang nyaman dapat meningkatkan kualitas istirahat.
5. Kelola Stres dengan Baik
Stres dan pikiran berlebihan sering menjadi penyebab sulit tidur. Luangkan waktu untuk relaksasi, membaca buku, atau berdoa sebelum tidur agar pikiran lebih tenang.
Tidur yang cukup bukan tanda malas, melainkan bagian penting dari menjaga kualitas hidup dan kesehatan jangka panjang.(red/berbagai sumber)










