Masya Allah, Dzurriyat Rasulullah Hadiri Maulid Nabi di Kp Sumur Klender

Syeikh Ala Mansour Almahdi Assyarief (kiri) bersama H.Alam Sani, SH, MM (kanan) saat menghadiri Maulid Nabi Majlis Dzikir Al-Musthofa Kp Sumur Klender, Minggu (15/12/2019)/Foto: Istimewa

Jakarta, Sudut Pandang.id-Lantunan ayat suci Al-Qur’an, Dzikir dan Sholawat menggema saat acara Maulid Nabi Muhammad SAW yang berlangsung di Kp Sumur Klender Jakarta Timur, Minggu (15/12/2019) malam.

Maulid Nabi yang diselenggarakan Majlis Dzikir Al-Musthofa ini kedatangan tamu istimewa, Syeikh Ala Mansour Almahdi Assyarif, dzurriyat (keturunan) Rasulullah dari silsilah Sayyidna Hasan. Pria kelahiran Libia ini hadir bersama H. Alam Sani, SH, MM.

IMG-20220125-WA0002

“Alhamdulillah telah hadir bersama kita Syeikh Ala Mansour Almahdi Assyarif, dzurriyat Nabi Besar Muhammad SAW dari silsilah Sayyidina Hasan pada acara Maulid Nabi malam ini, semoga kehadiran beliau semakin menumbuhkan kecintaan kita kepada Nabi Besar Baginda Rasulullah,” ucap pimpinan Majlis Dzikir Al-Musthofa, H. Romani.

Syeikh Ala Mansour Almahdi Assyarif saat foto bersama keluarga H.Romani/Foto; Istimewa

H. Alam Sani, SH, MM menjelaskan tentang sosok tamu istimewa yang dibawanya malam itu.

“Usianya baru 22 tahun, beliau sejak kecil Hafidz Qur’an, masih belajar bahasa Indonesia, saya mengajak safari dakwah dari Masjid ke Masjid, tak hanya di Jakarta, sudah saya ajak ke Tegal, Bumi Ayu, Tasikmalaya, dan daerah lainnya,” tutur H.Alam Sani.

Saat Maulid Nabi Muhammad SAW/Foto: Istimewa

Syeikh Ala Mansour Almahdi Assyarif mengucapkan terima kasih kepada semua yang hadir khusunya pimpinan Majlis Dzkir Al-Mustofa, H. Romani. Ia mengaku kagum dengan perayaan Maulid Nabi yang dihadiri para alim ulama, tokoh masyarakat dan warga Kp Sumur malam itu.

Syeikh Ala Mansour Almahdi Assyarif foto bersama jamaah/Foto: Istimewa

“Barang siapa yang berkumpul dalam satu Majlis dengan membaca Al-Qur’an, berdzikir, dan bersholawat kepada Nabi, maka akan datang empat kemuliaan kepada yang hadir, yaitu Allah memberikan ketenangan di hati hamba-Nya, Allah melimpahkan kasih sayang-Nya, para Malaikat turun hadir menyalami semua yang hadir, bahkan memeluk mereka, dan Allah membanggakan para hadirin di hadapan para malaikat-Nya,” papar Syeikh Ala Mansour yang diterjemahkan H.Alam Sani.

Syeikh Ala Mansour Almahdi Assyarif (kanan) bersama Ustadz Heru (kiri)/Foto: Istimewa

Syeikh Mansour juga menerangkan, diriwayatkan dari Sahabat Abi Sa’id al-Khudri dan Abi Hurairah, keduanya menyaksikan Nabi bersabda, ”Tidaklah sekumpulan kaum berkumpul untuk berdzikir kepada Allah kecuali para Malaikat akan selalu mengelilingi mereka serta Rahmat Allah akan turun, juga bertambah ketenangan dan orang sekitarnya pun mendapatkan Rahmat. (HR. Muslim).

“Maulid Nabi seperti ini juga ada Libia, intinya kita semua umat Islam sedang memuliakan Rasulullah,” ungkap Syeikh Mansour yang juga menjadi Imam Sholat di Mushola Ar-Ridho Kp Sumur.

“Masya Allah, saat beliau menjadi Imam tadi serasa sholat di Madinah,” ucap Heru, warga Kp.Sumur kagum.(rkm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.