oleh

Misi Kemanusiaan, Kasad Berangkatkan Prajurit TNI AD ke Kalsel dan Sulbar

Jakarta, SudutPandang.id – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa, Senin (18/1), melepas keberangkatan para prajurit TNI AD yang akan melaksanakan misi kemanusiaan membantu korban bencana alam banjir di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), dan gempa di Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar).

Semua prajurit diberangkatkan menggunakan Kapal TNI AD ADRI L dan ADRI LI, di Satang Air Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara.

Sebelum memberangkatkan personelnya, Kasad memberikan pengarahan dan penekanan kepada mereka yang tergabung dalam misi kemanusian.

“Misi kita adalah misi kemanusiaan yang sangat dibutuhkan, sampai dengan saat ini, khususnya di Sulawesi Barat titik pengungsian masih bertambah dan ketersediaan makanan maupun pendistribusiannya perlu segera dibantu,” ujar Jenderal Andika.

“Masyarakat terdampak bencana alam di Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat sangat membutuhkan dedikasi dari kita. Karena tanpa kehadiran kita di sana, mungkin akan lebih lambat atau mungkin ada korban yang yang tidak tertolong,” sambung Kasad, saat menyampaikan pengarahan.

Selain itu, lanjutnya, satu misi untuk membantu keluarga, masyarakat Indonesia yang ada di Kalsel dan Sulbar. Kehadiran prajurit TNI AD diharapkan masyarakat dapat tertolong dan terbantu.

“Maka, kepada seluruh prajurit yang telah dipercaya untuk melaksanakan penugasan agar melaksanakan dengan penuh semangat, mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan, menjaga nama baik Satuan,” tegas Kasad.

Ia juga mengingatkan personelnya untuk tidak lupa berdoa dalam setiap pelaksanaan tugas, agar senantiasa diberikan kemudahan dan kelancaran.

“Tetap laksanakan protokol kesehatan sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19,” pesan Jenderal Andika.

Foto:dok.Kodam Jaya

Adapun perlengkapan yang disediakan untuk membantu korban bencana banjir Kalsel dan Sulbar berupa obat-obatan Mathub 56 koli, Alkes 4 koli, Crain Cargo 2 unit, Trado 1 unit, Dump Truck 24 ton 1 unit, Dump Truck 8 ton 1 unit, 1 Set Jembatan Acrow Tipe 1-1 10 Petak dan 1 Set Jembatan Compact Tipe 1-1 sebanyak 10 Petak.

BACA JUGA  Cabup Barru Malkan Amin Meninggal di Hari Pencoblosan

Kemudian, ratusan bantuan logistik seperti mie instan 8.334 dus, beras 17,65 ton, minyak goreng 330 dus, susu 458 dus, sarden 108 dus, kopi 3 dus, air mineral 657 dus, Mie Cup 1.528 dus, sarung 4 koli, selimut 1500 pcs, gula 1 ton, masker medis 1.252 box, terpal kebakaran 220 pcs, dan minuman herbal tab @200 720 box.

Selanjutnya, pampers anak 64 dus, tikar plastik 525 pcs, tenda 6 pcs, pakaian layak pakai 25 karung, biskuit 378 dus, bubur bayi 300 dus, kecap manis 103 dus, hand sanitizer 84 dus, bantal 40 pcs, handuk 50 pcs, dan sabun mandi 1000 pcs dengan jumlah total muatan 4.623 koli.

Foto:dok.Kodam Jaya

Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman juga menyampaikan turut prihatin dan dukanya atas musibah yang melanda masyarakat Kalsel dan Sulbar.

“Kita TNI AD, khususnya warga Kodam Jaya merasa terpanggil untuk membantu kesulitan rakyat, lebih-lebih yang sedang mengalami musibah saat ini, sudah sewajarnya dan seharusnya Kodam Jaya juga turut serta membantu kelancaran kegiatan yang dilaksanakan oleh Bapak Kasad,” ungkap Pangdam Jaya.

Foto:dok.Kodam Jaya

Turut hadir dalam acara pelepasan keberangkatan para prajurit TNI AD, di antaranya, Asrena Kasad Mayjen TNI Hendrasto Joko Saksono, Asintel Kasad Mayjen TNI Teguh Arif Indratmoko, Asops Kasad Mayjen TNI Surawahadi, Aslat Kasad Mayjen TNI Harianto, Aspers Kasad Mayjen TNI Mulyo Aji, Aslog Kasad Mayjen TNI Jani Iswanto, dan Aster Kasad Mayjen TNI Nurchahyanto.

Hadir juga Kapus Bekangad Mayjen TNI Isdarmawan Ganemoelijo, Danrem 052/Wkr Brigjen TNI Purwoko Hadi Wardhono, Dirum Pusiziad Brigjen TNI Jamallulael, Dircab Pusbekang-AD Brigjen TNI Agus Santoso, dan Dansatang-Air Kolonel Cba Winarno.(rkm)

Komentar

News Feed