ASAHAN, SUDUTPANDANG.ID – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Asahan resmi mengaktifkan operasional Markaz Bina Ulama, sebuah pusat pembinaan yang disiapkan khusus untuk mendampingi para mualaf dalam memperdalam pemahaman akidah, ibadah, serta akhlak Islam. Peresmian digelar di halaman Kantor MUI Asahan, pada Sabtu (29/11/2025)
Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., yang hadir mewakili Bupati Asahan. Turut hadir pula Ketua DPRD Asahan, perwakilan Dandim 0208/Asahan, perwakilan Kapolres Asahan, Ketua MUI, Ketua Imtaq, serta para undangan lainnya yang memberikan dukungan atas beroperasinya pusat pembinaan ini.
Dalam sambutannya, Ketua MUI Kabupaten Asahan, H. Salman Abdullah Tanjung, M.A., menjelaskan bahwa berdirinya Markaz Bina Ulama merupakan wujud nyata komitmen MUI dalam meningkatkan kualitas pembinaan keagamaan bagi para mualaf.

“Fasilitas ini akan menghadirkan pembinaan yang lebih terstruktur dan berkesinambungan, mengingat saat ini tercatat sekitar 30 mualaf tengah mengikuti program pembinaan di MUI Asahan. MUI Asahan juga menjadi satu-satunya MUI di wilayah Sumatera Utara yang memiliki pusat pembinaan mualaf secara khusus,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., menyampaikan apresiasi atas langkah MUI dengan hadirnya fasilitas pembinaan ini. Ia menilai keberadaan markaz sangat strategis dalam memberikan bimbingan keagamaan bagi para mualaf, sekaligus memperkuat pemahaman Islam yang moderat dan menyejukkan di tengah masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Asahan akan terus memberikan dukungan penuh terhadap program-program MUI demi kemaslahatan umat,” jelasnya.
Prosesi peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita, setelah itu rombongan yang dipimpin Wakil Bupati Asahan meninjau langsung bangunan Markaz Bina Ulama.
Dengan beroperasinya pusat pembinaan ini, MUI Asahan berharap pendampingan terhadap para mualaf dapat berjalan lebih efektif, berkesinambungan, serta mampu memperkuat pondasi keislaman mereka.(MA/04)









