Hemmen
Bali  

Penuhi Hak Warga Binaan, Rutan Gianyar Gelar Piodalan

Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gianyar, Kanwil Kemenkumham Bali melaksanakan Piodalan di Pura Padmasana Rutan Gianyar, Sabtu (25/11/2023).
Rutan Kelas IIB Gianyar, Kanwil Kemenkumham Bali melaksanakan Piodalan di Pura Padmasana Rutan Gianyar, Sabtu (25/11/2023). Foto:Dok Rutan Gianyar

GIANYAR, SUDUTPANDANG.ID – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gianyar, Kanwil Kemenkumham Bali melaksanakan Piodalan di Pura Padmasana Rutan Gianyar, Sabtu (25/11/2023).

Seluruh petugas pemasyarakatan dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Gianyar yang beragama Hindu turut mengikuti prosesi keagamaan tersebut.

Upacara Piodalan yang jatuh bertepatan dengan Hari Suci Tumpek Wayang ini rutin dilakukan di Rutan Gianyar sebagai wujud persembahan rasa puji syukur (yadnya) kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Kuasa) atas segala limpahan karunia dalam bentuk keselamatan dan kedamaian selama melaksanakan tugas.

Selain itu juga untuk memohon keselamatan dan kesehatan agar dilancarkan segala tuntunan dalam menjalani kehidupan.

BACA JUGA  Oknum Petugas Imigrasi Ngurah Rai Terlibat Sindikat Jual Beli Ginjal, Begini Langkah Sugito

Acara berlangsung sekitar pukul 09.00 WITA – selesai. Posesi upacara diawali dengan pembersihan (mecaru) di setiap ruangan dan area sekitar. Kemudian pemlaspasan pelinggih penunggun karang dan dilaksanakan prosesi persembahyangan bersama.

Kepala Rutan Gianyar, Agung Hascahyo berpesan untuk memaknai Piodalan, senantiasa bersyukur atas berkah dan rahmat dari Tuhan Hyang Maha Esa, karena sudah diberikan kesehatan, tuntunan dan keselamatan selama di Rutan Gianyar.

“Sebagai umat beragama marilah kita berbakti kepada Tuhan (Ida Sang Hyang Widhi Wasa) agar senantiasa diberikan keselamatan dalam menjalankan tugas khsususnya untuk seluruh warga binaan agar diberikan kelancaran dalam melaksanakan bimbingan di Rutan Gianyar kita tercinta,” tutur Agung.

Terpisah, Kakanwil Kemenkumham Bali, Romi Yudianto menyampaikan hal ini merupakan bentuk pemenuhan hak warga binaan. Hak WBP melaksanakan kegiatan keagamaan merupakan hak asasi manusia yang dijamin oleh UUD 1945.

BACA JUGA  Presiden Ajak Pemimpin G20 Tanam Bakau di Tahura Ngurah Rai

“Warga binaan memiliki hak untuk melaksanakan kegiatan keagamaan sesuai dengan agama yang dianutnya. Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan wajib memfasilitasi warga binaan untuk melaksanakan kegiatan keagamaan. Hak warga binaan untuk melaksanakan kegiatan keagamaan sangat penting bagi pembinaan kepribadian warga binaan,” ucap Romi.(One/01)

Kesbangpol Banten