UAS Sebut Catur Haram, Grand Master Wanita Ini Kaget

Grand Master Wanita Catur Medina Warda Aulia/Foto:Arah

Jakarta, Sudut Pandang-Medina Warda Aulia mengaku kaget dengan pernyataan Ustadz Abdul Somad yang menyebutkan catur hukum haramnya.Grand Master wanita berusia 22 tahun itu mengaku tak sepakat dengan pernyataan tersebut. Ia menyebut catur memiliki banyak manfaat.

“Aku kurang tahu juga, karena baru mendengar pendapat UAS. Mungkin catur itu haram karena beberapa orang bermain catur sampai berjam-jam sehingga lupa ibadah, salat, jadi sifatnya haram. Saya pikir asal masih ibadah enggak haram,” ujar Medina Warda di Jakarta, Jumat (22/11/2019).

IMG-20220125-WA0002

Menurut Medina, jika dilihat dari manfaat bermain catur, salah satunya mengajarkan agar lebih bertanggung jawab mengambil keputusan.

“Kita juga harus mikir ke depannya mau seperti apa. Selain itu, setiap satu langkah sudah harus memikirkan langkah selanjutnya seperti dan itu terbawa kepada keseharian saya. Saya menjadi lebih jeli melihat konsekuensi pa ayang harus dihadapi saat mengambil satu keputusan,” papar wanita berhijab pemilik medali perak SEA Games 2011 dan perunggu 2013 itu.

“Pesan saya jangan meninggalkan ibadah saat bermain catur. Jangan malas ibadah karena catur,” sambung Medina.

Belakangan ini ramai soal ceramah UAS yang sepakat mengharamkan permainan catur dan dadu. Ceramah tersebut lantas memancing perhatian publik.

Tak ayal, video ceramah UAS tersebut viral ramai diperbincangkan bersamaan dengan kabar sang dai yang mengisi tausiah di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (20/11/2019) lalu.

Setelah dilakukan penelusuran, ceramah UAS yang sepakat mengharamkan permainan catur itu rupanya video lama. Video tersebut diunggah oleh oleh channel YouTube Teman Ngaji pada 26 Juli 2017 lalu.Red/Fir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.