50 Ribu Scooterist Kediri Ramaikan KSF ke-8 di GOR Jayabaya

Scooterist
Saat berlangsung konferensi pers di ruang Kilisuci, Pemkot Kota Kediri, Jumat (10/9/2025). (Foto: Chandra Nurcahyo)

KEDIRI, SUDUTPANDANG.ID – Kota Kediri kembali bersiap menjadi pusat perhatian para pecinta vespa. Lebih dari 50 ribu scooterist dari seluruh Indonesia, bahkan dari Thailand dan Malaysia, dipastikan akan memadati Gelanggang Olahraga (GOR) Jayabaya dalam gelaran Kediri Scooter Festival (KSF) ke-8 yang akan berlangsung selama tiga hari, mulai 10 hingga (12/10/2025).

Event tahunan ini dikenal sebagai festival vespa terbesar di Indonesia, yang tidak hanya menjadi ajang berkumpulnya komunitas skuter, tetapi juga momentum untuk memperkuat solidaritas, kreativitas, dan kecintaan terhadap budaya otomotif klasik.

Panitia telah menyiapkan berbagai kegiatan menarik untuk memeriahkan festival yang selalu dinanti para scooterist ini. Di antaranya adalah:

Pertunjukan seni tradisional seperti jaranan dan Pecut Samandiman Kontes skuter klasik dan modifikasi, Festival musik dengan line-up band lokal dan nasional, Kegiatan sosial dan bakti masyarakat dan Pengajian akbar bersama KH. Muhammad Abdurrahman Al Kautsar (Gus Kautsar).

Dengan kombinasi hiburan modern dan kearifan lokal, KSF ke-8 menjadi cerminan harmonisasi budaya, kreativitas, dan semangat kebersamaan komunitas vespa di tanah air.

BACA JUGA  Kapal Wartawan Istana Terbalik di Labuan Bajo, Semua Penumpang Selamat

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri, H. Bambang Priyambodo, menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan event akbar ini. Ia berharap Kediri Scooter Festival 2025 dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.

“Event ini sangat sejalan dengan program D’CITO (Kediri City Tourism) yang diusung oleh Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati. Kami berharap KSF dapat menghidupkan sektor ekonomi lokal mulai dari pelaku UMKM, kuliner, hingga perhotelan,” ungkap Bambang dalam konferensi pers di Ruang Kilisuci, Pemkot Kediri, Jumat (10/9/2025).

Bambang juga menambahkan, event seperti ini tidak hanya memperkuat citra Kediri sebagai kota wisata budaya dan otomotif, tetapi juga mendorong potensi pariwisata berbasis komunitas.

Sementara itu, Anang Kurniawan, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) yang juga menjadi panitia KSF 2025, mengungkapkan bahwa festival tahun ini menghadirkan dua kegiatan utama yang menjadi magnet bagi para peserta, yakni Fun Cross Sespan dan Battle Biru.

BACA JUGA  Pemkot Jaksel Sosialisasi Kota Sadar Zakat di Festival Ramadhan

“Fun Cross Sespan adalah kompetisi unik di mana vespa dimodifikasi dengan gandengan di sampingnya. Sedangkan Dyno Battle atau Battle Biru tahun ini akan menjadi yang terbesar dengan jumlah peserta dan hadiah terbanyak sepanjang sejarah KSF,” jelas Anang, yang juga dikenal sebagai penggemar berat vespa.

Ia menambahkan, panitia telah melakukan roadshow ke berbagai kota besar seperti Bali, Surabaya, Yogyakarta, dan Jakarta untuk memperkenalkan KSF 2025 sekaligus memperkuat jaringan komunitas vespa nasional.

“Kami memperkirakan lebih dari 50 ribu scooterist akan hadir di Kediri. Ini akan menjadi event vespa terbesar dan paling meriah di Indonesia tahun ini,” ujarnya dengan penuh antusias.

Lebih dari sekadar ajang kumpul komunitas, Kediri Scooter Festival telah berkembang menjadi simbol kebersamaan dan kreativitas tanpa batas. Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Kediri, festival ini diharapkan dapat menjadi ikon tahunan pariwisata dan ekonomi kreatif di Jawa Timur.

BACA JUGA  Musrenbang Kecamatan Pesantren Tuntaskan Usulan Pendidikan

Dengan semangat brotherhood dan respect, ribuan scooterist siap membuktikan bahwa cinta terhadap vespa bukan hanya tentang kendaraan, tetapi juga tentang gaya hidup, solidaritas, dan budaya positif yang terus hidup lintas generasi.(CN/04)