IPCM Dukung Layanan Maritim Lewat Customer Hearing SPJM

IPCM
IPCM Dukung Layanan Maritim Lewat Customer Hearing SPJM (Foto: Net)

YOGYAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM), sebagai bagian dari Pelindo Group, menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan kualitas layanan maritim nasional dengan turut ambil bagian dalam agenda Customer Hearing 2025 yang diselenggarakan oleh PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM). Kegiatan berlangsung pada 23-25 Juli 2025 di Kota Yogyakarta.

Dengan tema “Hearing Your Needs, Understanding Your Concern“, forum ini menjadi ruang strategis untuk mendengarkan masukan pelanggan dan mempererat hubungan antara SPJM Group dengan para pemangku kepentingan industri kepelabuhanan.

Customer Hearing 2025 diikuti oleh seluruh entitas dalam SPJM Group, termasuk IPCM, yang memiliki peran penting dalam jasa pemanduan dan penundaan kapal. Forum ini menjadi sarana penting untuk mengevaluasi kualitas pelayanan sekaligus merumuskan solusi atas tantangan operasional ke depan.

BACA JUGA  Pembangunan Terminal Petikemas Belawan Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Direktur Armada dan Operasi IPCM, Arief Hermawan, menyampaikan bahwa inovasi lahir dari pemahaman terhadap kebutuhan pengguna jasa.

“Kami percaya, dengan benar-benar memahami kebutuhan dan kekhawatiran pelanggan, IPCM akan mampu merancang pelayanan maritim yang lebih adaptif, inovatif, dan unggul. Partisipasi dalam Customer Hearing ini mencerminkan semangat kami untuk terus tumbuh bersama pelanggan,” ujarnya.

Keterlibatan IPCM tidak hanya sebagai bentuk apresiasi terhadap loyalitas pelanggan, namun juga sebagai bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung transformasi layanan pelabuhan yang profesional, efisien, dan berkelanjutan. Dengan menjadikan komunikasi terbuka sebagai fondasi, IPCM optimis bahwa kolaborasi dan masukan dari pelanggan dapat menjadi bahan evaluasi berharga untuk peningkatan mutu layanan ke depan.

BACA JUGA  Pansus RPJMD Bersama Pemkab Sidoarjo menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Akhir RPJMD

Forum ini juga membahas berbagai isu operasional yang dihadapi pelanggan di lapangan serta menjaring solusi yang bisa diterapkan secara kolektif demi meningkatkan kinerja sektor kepelabuhanan secara nasional.(PR/04)