Jogja Run D-City 2026 Dapat Apresiasi Kemenpora

Taufik Hidayat mengapresiasi penyelenggaraan Jogja Run D-City 2026 yang berlangsung meriah di kawasan GIK Universitas Gadjah Mada, Sleman. (Foto: kemenpora)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID — Ribuan peserta memadati kawasan Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada, Sleman, Yogyakarta, dalam gelaran Jogja Run D-City 2026, Minggu (24/5). Ajang lari yang menghadirkan kategori 5K Fun Run dan 10K Race Run tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Wamenpora RI) Taufik Hidayat karena dinilai mampu mendorong masyarakat menerapkan gaya hidup sehat dan aktif berolahraga.

Wamenpora Taufik hadir langsung dalam acara tersebut dan melakukan flag off atau pelepasan peserta bersama Chairman CT Corp Chairul Tanjung, Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu, mantan pebasket nasional Denny Sumargo, serta Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo.

Dalam sambutannya sebelum melepas peserta, Taufik Hidayat mengingatkan seluruh pelari untuk tetap menjaga kondisi tubuh dan tidak memaksakan diri selama mengikuti lomba.

“Kami dari Kemenpora sangat mengapresiasi Jogja Run D-City 2026 sebagai ajang untuk berolahraga. Saya harap peserta juga memperhatikan rute dan jangan terlalu memaksakan diri. Selamat berlari semuanya,” ujar Taufik.

Ribuan peserta dari berbagai daerah hingga mancanegara turut ambil bagian dalam ajang lari yang mengusung semangat hidup sehat dan aktif berolahraga. (Foto: kemenpora)

Ajang lari tersebut menjadi salah satu event olahraga masyarakat terbesar di Yogyakarta tahun ini. Sejak pukul 04.30 WIB, ribuan peserta sudah memadati area start di kawasan GIK UGM untuk melakukan registrasi dan pemanasan bersama.

BACA JUGA  Turnamen Golf Piala Pangdam Jaya Digelar 20 Maret di Rancamaya

Suasana meriah tampak sejak pagi hari. Para peserta terlihat antusias mengikuti sesi peregangan yang dipandu instruktur sebelum perlombaan dimulai. Wamenpora Taufik bersama Chairul Tanjung dan sejumlah tamu undangan lainnya juga ikut melakukan pemanasan bersama peserta.

Kategori 10K Race Run menjadi nomor pertama yang dilepas dalam event tersebut. Ribuan pelari dari berbagai daerah di Indonesia ikut ambil bagian dalam kategori ini. Bahkan, sejumlah warga negara asing turut meramaikan persaingan di lintasan Jogja Run D-City 2026.

Penyelenggara menghadirkan dua kategori utama, yakni 5K Fun Run dan 10K Race Run. Kedua kategori tersebut dibagi lagi menjadi beberapa subkategori, mulai dari pelajar, mahasiswa, umum, hingga foreigner atau peserta mancanegara.

Kehadiran berbagai kategori tersebut menjadi daya tarik tersendiri karena memberikan ruang partisipasi lebih luas bagi masyarakat dari berbagai usia dan latar belakang. Tidak hanya sebagai ajang kompetisi, event ini juga dirancang sebagai sarana rekreasi olahraga bersama keluarga dan komunitas.

Selain kompetisi lari, penyelenggara juga menghadirkan konsep hiburan untuk meningkatkan pengalaman peserta. Khusus kategori 5K Fun Run, panitia menyediakan penghargaan tambahan seperti Best Social Media Post dan Best Costume.

BACA JUGA  Erick Thohir Tekankan Pembentukan Karakter Pemuda Menuju Indonesia Emas 2045

Penghargaan tersebut diberikan untuk mendorong kreativitas peserta sekaligus meningkatkan interaksi publik terhadap event olahraga melalui media sosial.

Usai menyelesaikan lomba, peserta juga disuguhi hiburan musik dari grup dangdut populer Ndarboy Genk yang tampil membawakan sejumlah lagu andalan mereka.

Jogja Run D-City 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga semata, tetapi juga momentum untuk memperkuat kampanye hidup sehat di tengah masyarakat. Kemenpora menilai kegiatan seperti ini penting untuk membangun budaya olahraga yang lebih kuat di Indonesia.

Wamenpora Taufik menegaskan pemerintah terus mendukung berbagai event olahraga masyarakat yang mampu meningkatkan partisipasi publik dalam aktivitas fisik.

Menurutnya, olahraga masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan sekaligus mempererat interaksi sosial antarwarga.

Ajang lari juga dinilai mampu mendorong sektor ekonomi kreatif dan pariwisata daerah. Kehadiran peserta dari berbagai wilayah hingga mancanegara memberikan dampak positif terhadap sektor perhotelan, kuliner, dan UMKM lokal di Yogyakarta.

Yogyakarta sendiri dalam beberapa tahun terakhir semakin aktif menjadi tuan rumah berbagai event olahraga berskala nasional maupun internasional. Infrastruktur pendukung yang memadai serta tingginya antusiasme masyarakat membuat kota ini dinilai ideal untuk pengembangan sport tourism.

BACA JUGA  Muhammadiyah Gelar Konsolidasi Nasional di Yogyakarta, Jusuf Kalla Hadir

Penyelenggaraan Jogja Run D-City 2026 menjadi salah satu bukti bahwa olahraga kini tidak hanya dipandang sebagai aktivitas kompetitif, tetapi juga bagian dari gaya hidup masyarakat modern.

Dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga lari, pemerintah berharap semakin banyak event serupa yang digelar secara rutin di berbagai daerah untuk mendukung terciptanya masyarakat Indonesia yang sehat, aktif, dan produktif.

Selain itu, kegiatan olahraga massal juga diharapkan mampu menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk menyalurkan energi dan membangun pola hidup yang lebih disiplin.

Kesuksesan Jogja Run D-City 2026 sekaligus memperlihatkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap event olahraga berbasis komunitas yang memadukan unsur kompetisi, hiburan, dan gaya hidup sehat dalam satu kegiatan. (09/AGF).