Monitoring Implementasi PMP (8 SNP) Oleh BBPMP Provinsi Jawa Timur di SMPN 4 Pasuruan

Monitoring Implementasi Penjaminan Mutu Pendidikan (PMP) berbasis 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP).
Kegiatan Monitoring Implementasi Penjaminan Mutu Pendidikan (PMP) berbasis 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP) (Foto Istimewa)

PASURUAN – JATIM | SUDUTPANDANG.ID – SMP Negeri 4 Pasuruan menerima kunjungan Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Timur dalam rangka Monitoring Implementasi Penjaminan Mutu Pendidikan (PMP) berbasis 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP). Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan penuh semangat di ruang pertemuan sekolah, disaksikan langsung oleh kepala sekolah, dewan guru, serta pengawas sekolah.

Kepala UPT SMP Negeri 4 Pasuruan, Makhrus Siddiq, S.Psi., M.Pd.I, menyampaikan apresiasi atas kunjungan BBPMP Jatim. Menurutnya, monitoring ini merupakan kesempatan penting untuk memperkuat implementasi penjaminan mutu di sekolah. “Kami berkomitmen menjalankan 8 SNP secara konsisten. Kunjungan ini menjadi cermin untuk mengevaluasi sejauh mana sekolah telah memenuhi standar mutu, sekaligus sebagai motivasi untuk melakukan perbaikan berkelanjutan,” ungkapnya.
Tim monitoring dari BBPMP Jatim menekankan pentingnya pemenuhan 8 SNP yang meliputi standar isi, proses, kompetensi lulusan, pendidik dan tenaga kependidikan, sarana prasarana, pengelolaan, pembiayaan, serta penilaian pendidikan. Seluruh standar ini menjadi pondasi dalam mewujudkan mutu pendidikan yang holistik, berdaya saing, serta relevan dengan kebutuhan zaman.
Dalam pelaksanaannya, tim melakukan diskusi mendalam bersama pihak sekolah mengenai implementasi kurikulum, inovasi pembelajaran, keterlibatan guru, serta program pengembangan karakter siswa. Selain itu, juga dilakukan telaah terhadap dokumen perencanaan, pelaporan, serta bukti nyata kegiatan sekolah yang mendukung peningkatan mutu.
Hasil monitoring menunjukkan bahwa SMP Negeri 4 Pasuruan telah memiliki sejumlah praktik baik, seperti penguatan komunitas belajar guru, penggunaan teknologi dalam pembelajaran, serta program pembiasaan religius dan literasi. Namun demikian, masih ada beberapa aspek yang perlu diperkuat, terutama dalam pengelolaan data mutu secara lebih sistematis dan peningkatan kolaborasi dengan orang tua maupun masyarakat.
Makhrus Siddiq menambahkan bahwa hasil monitoring ini akan menjadi bahan evaluasi sekaligus pijakan dalam menyusun rencana kerja tahunan (RKT). “Kami tidak berhenti di penilaian, tetapi menjadikannya dasar untuk bergerak lebih maju. Harapannya, SMP Negeri 4 Pasuruan mampu menjadi sekolah yang unggul, berkarakter, dan terpercaya di Kota Pasuruan,” ujarnya.
Kegiatan monitoring ditutup dengan foto bersama antara tim BBPMP Jatim dan keluarga besar SMP Negeri 4 Pasuruan. Suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi semakin meneguhkan komitmen semua pihak dalam mendukung tercapainya mutu pendidikan sesuai 8 SNP.(ACZ)

BACA JUGA  Langgeng Sudiyono Menangis Haru Disambangi Plt Bupati Sidoarjo Untuk Bedah Rumah