Pengemudi Ojol Meninggal Dunia Usai Tabrak Separator di Pancoran

Avatar photo
Kecelakaan Harley di Probolinggo. Diplomat Muda Kemenlu. Pengemudi Ojol
Ilustrasi (Dok.SP)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Seorang pengemudi ojek online (ojol) berinisial S (47), meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di Flyover Pancoran, Jakarta Selatan, pada Sabtu (17/1/2026) sore.

Kecelakaan terjadi ketika pengemudi ojol tersebut menabrak pembatas pemisah jalan antara flyover Pancoran dan jalan arteri Gatot Subroto Jakarta Selatan.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.50 WIB. Korban melaju dari arah Pancoran menuju Cawang.

“Menurut saksi, di tanjakan menuju arah timur Jalan Gatot Subroto terjadi kecelakaan yang menabrak separator,” kata Ojo kepada wartawan.

Korban dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara sepeda motor yang dikendarai mengalami kerusakan parah.

BACA JUGA  Irfan Hakim Kenang Momen Terakhir Bersama Mpok Alpa

Penyebab sementara kecelakaan diduga karena korban kurang fokus saat berkendara.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan S melaju di tengah jalur antara flyover dan jalur lambat sebelum menabrak pembatas jalan dan terpental ke aspal.

Kecelakaan ini menjadi pengingat akan risiko tinggi yang dihadapi para pengemudi ojol. Mereka tidak hanya menanggung tekanan ekonomi, tetapi juga menghadapi tantangan keselamatan di jalan raya yang padat.

Banyak pengemudi harus berjuang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sambil tetap menjaga keselamatan.

Rekan korban sesama pengemudi ojol menyatakan duka cita yang mendalam. Mereka menekankan pentingnya kewaspadaan saat berkendara dan patuh terhadap peraturan lalu lintas.

Innalilahi wa innailaihi rajiun, semoga husnul khatimah, keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan,” ucap Efin, pengemudi ojol asal Duren Sawit Jakarta Timur.

BACA JUGA  Polemik Tembok Pembatas Jalan di Banjarbendo Tuntas, Pemkab Sidoarjo Putuskan Integrasi Jalan

Hati-hati Berkendara

Ojo Ruslani menambahkan, pihak kepolisian akan terus menyelidiki kejadian ini untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

“Kami mengimbau seluruh pengendara, baik ojol maupun pengguna jalan lainnya, untuk selalu berhati-hati, fokus, dan mematuhi aturan lalu lintas. Keselamatan diri dan orang lain adalah yang utama,” ujar Ojo.

Ia menyatakan bahwa kecelakaan ini kembali menjadi pengingat bahwa keselamatan di jalan harus menjadi prioritas setiap pengguna jalan. Mengendarai sepeda motor, apalagi di jalan padat Jakarta, menuntut kewaspadaan penuh agar kejadian serupa dapat dicegah.(Fil/01)