BenihBaik Apresiasi Sinergi Pemkab Tapsel-PTPN IV dalam Pembangunan Huntap Pascabencana

Avatar photo
BenihBaik Apresiasi Sinergi Pemkab Tapsel-PTPN IV dalam Pembangunan Huntap Pascabencana
Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa bersama Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu dan Founder BenihBaik.com, Andi F. Noya, meninjau langsung progres pembangunan huntap di Batangtoru.(Foto: Dok. PTPN IV PalmCo)

“Huntap dan huntara ini bukan sekadar bangunan, tetapi simbol kebangkitan bersama. Setelah relokasi, kami menyiapkan program pemberdayaan dan pembinaan ekonomi agar warga dapat kembali mandiri dan produktif.”

TAPSEL-SUMUT, SUDUTPANDANG.ID – Platform kolaborasi kemanusiaan BenihBaik.com mengapresiasi sinergi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan dan PTPN IV PalmCo dalam pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana di Batangtoru. Kolaborasi tersebut dinilai tidak hanya mempercepat pemulihan pascabencana, tetapi juga menghadirkan solusi jangka panjang yang berorientasi pada keberlanjutan kehidupan masyarakat.

Apresiasi itu disampaikan Founder BenihBaik.com, Andi F. Noya, saat meninjau langsung progres pembangunan huntap di Batangtoru, awal pekan ini. Menurut Andi, pendekatan yang dilakukan pemerintah daerah bersama PTPN IV melampaui pola bantuan darurat yang selama ini lazim diterapkan dalam penanganan bencana.

“Yang dibangun di sini bukan sekadar tempat berteduh sementara, melainkan fondasi kehidupan yang bermartabat. Model kolaborasi seperti ini patut menjadi rujukan penanganan pascabencana secara terpadu,” ujar Andi dalam siaran pers PTPN IV PalmCo, Jumat (30/1/2025).

BACA JUGA  Pemkab Asahan Percepat Pembangunan Geoportal SJIG 2025

Peninjauan tersebut turut dihadiri Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu serta Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa. Rombongan meninjau pembangunan huntap yang berlokasi di kawasan Kebun Hapesong, Batangtoru, yang merupakan lahan perkebunan negara dan dialokasikan khusus untuk relokasi warga terdampak.

PTPN IV PalmCo menyediakan sekitar 30 hektare lahan di sejumlah titik strategis di wilayah Batangtoru untuk mendukung pembangunan huntap dan hunian sementara (huntara). Salah satu lokasi berada di Afdeling II Kebun Hapesong seluas lima hektare, yang tengah dibangun 227 unit huntap bagi warga Desa Hapesong Baru dan Batu Godang. Hingga akhir Januari 2026, progres pembangunan kawasan tersebut telah mencapai sekitar 30 persen.

Kawasan hunian itu dirancang sebagai lingkungan terpadu dengan fasilitas pendukung, seperti masjid, balai desa, dan lapangan olahraga. Sementara itu, di Afdeling I Kebun Hapesong, PTPN IV juga menyiapkan lahan seluas lima hektare untuk pembangunan huntara yang digunakan selama masa transisi relokasi warga.

BACA JUGA  Pjs Bupati Sambut Para Peserta Jelajah Bumi Asahan

Sinergi dengan PTPN IV

BenihBaik Apresiasi Sinergi Pemkab Tapsel-PTPN IV dalam Pembangunan Huntap Pascabencana
Foto: Dok. PTPN IV PalmCo

Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu mengatakan, dukungan PTPN IV PalmCo menjadi faktor penting dalam percepatan relokasi warga dari wilayah rawan bencana. Selain penyediaan lahan permanen, perusahaan juga membuka fasilitas rumah dinas untuk kebutuhan pengungsian awal.

“Kami terus mendorong percepatan pembangunan agar warga segera meninggalkan lokasi pengungsian. Sinergi dengan PTPN IV sangat membantu, baik dalam fase darurat maupun tahap pemulihan,” ujar Gus Irawan.

Selain pembangunan fisik, Pemkab Tapanuli Selatan juga menyalurkan Dana Tunggu Hunian kepada warga terdampak setiap bulan guna menjamin pemenuhan kebutuhan dasar selama proses pembangunan berlangsung. Pembangunan huntap ditargetkan rampung pada April 2026, meski pemerintah daerah berharap penyelesaian dapat dilakukan lebih cepat.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa menegaskan, komitmen perusahaan tidak berhenti pada penyediaan lahan dan hunian. Menurut dia, pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat menjadi agenda penting setelah warga menempati hunian baru.

BACA JUGA  Tokyo Verdy Ungkap Bergabungnya Pratama Arhan

“Huntap dan huntara ini bukan sekadar bangunan, tetapi simbol kebangkitan bersama. Setelah relokasi, kami menyiapkan program pemberdayaan dan pembinaan ekonomi agar warga dapat kembali mandiri dan produktif,” kata Jatmiko.

Sinergi antara pemerintah daerah, BUMN, dan elemen masyarakat sipil tersebut dinilai memberikan harapan baru bagi para penyintas bencana di Batangtoru. Bagi BenihBaik.com, kolaborasi lintas sektor ini menunjukkan bahwa pemulihan pascabencana dapat dilakukan secara lebih manusiawi, terencana, dan berkelanjutan sebagai investasi sosial bagi masa depan masyarakat.(PR/01)