Aktivitas Terminal PTP Nonpetikemas Tanjung Priok Tetap Stabil Selama Lebaran

PTP Nonpetikemas
Aktivitas Terminal PTP Nonpetikemas Tanjung Priok Tetap Stabil Selama Lebaran (Foto: Net)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) memastikan kegiatan operasional di terminal PTP Nonpetikemas Cabang Tanjung Priok tetap berjalan normal selama periode angkutan Lebaran 2026. Hingga Jumat (27/3/2026), aktivitas di area pelabuhan masih terpantau lancar tanpa kendala berarti.

Berdasarkan pantauan di lapangan, terdapat 16 kapal yang sedang sandar dan sebagian besar didominasi komoditas crude palm oil (CPO) serta general cargo dengan rute pelayaran ocean going. Dari sisi kapasitas, kondisi lapangan penumpukan juga masih berada dalam batas aman.

Tingkat keterisian lapangan atau Yard Occupancy Ratio (YOR) saat ini berada di angka sekitar 40 persen. Angka tersebut masih lebih rendah dibandingkan rata-rata kondisi normal yang biasanya berada di kisaran 50 persen, dengan batas maksimal YOR sebesar 65 persen. Artinya, terminal masih memiliki ruang yang cukup untuk menampung arus barang.

BACA JUGA  Curhatan Oki Setiana Dewi Lebaran Tanpa Sosok Sang Ayah

Untuk mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan menuju pelabuhan, PTP Nonpetikemas Cabang Tanjung Priok juga telah menyiapkan sejumlah langkah. Salah satunya adalah menyediakan buffer area sebagai kantong parkir sementara jika terjadi lonjakan kendaraan.

Fasilitas tersebut tersedia di lahan seluas sekitar 2 hektare di Inggom serta tambahan sekitar 3 hektare di wilayah regional. Selain itu, kesiapan gate operasional dan sistem terminal juga terus dipantau guna mengantisipasi peningkatan arus kendaraan masuk dan keluar pelabuhan.

Sebagai langkah koordinasi, Pelindo Regional 2 bersama PTP Nonpetikemas dan entitas Pelindo Grup yang beroperasi di Tanjung Priok juga membentuk Command Centre Bersama.

Pusat koordinasi ini bertujuan untuk memastikan kelancaran aktivitas pelabuhan sekaligus menjaga distribusi logistik tetap berjalan optimal selama masa Lebaran.

Langkah antisipatif juga telah dilakukan sejak awal Ramadan. Pada minggu pertama Ramadan, PTP Nonpetikemas telah berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan pelabuhan, termasuk perusahaan pelayaran, pelanggan, dan perusahaan ekspedisi, untuk mengatur jadwal kegiatan bongkar muat agar tidak terjadi penumpukan di terminal.

BACA JUGA  Pelabuhan Tanjung Priok: Penumpang Arus Mudik Bakal Naik 25 %

Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Tanjung Priok, Budi Utoyo, menegaskan bahwa kondisi operasional terminal saat ini masih terkendali dan siap melayani arus logistik selama periode angkutan Lebaran.

“Dengan kondisi yard yang masih berada di level aman serta dukungan fasilitas operasional yang tersedia, kami optimistis aktivitas bongkar muat di Terminal Tanjung Priok tetap berjalan lancar. Koordinasi dengan seluruh stakeholder pelabuhan juga terus kami perkuat untuk memastikan pelayanan kepada pengguna jasa tetap optimal,” ujar Budi.

PTP Nonpetikemas Cabang Tanjung Priok sendiri menangani berbagai jenis komoditas, mulai dari curah kering, curah cair, hingga general cargo. Komoditas curah kering yang dilayani antara lain pasir, semen, gula, sulfur, dan garam. Sementara untuk curah cair meliputi CPO, RBD Olein, RBD Stearin, hingga PFAD.

BACA JUGA  Sambut Hari Sumpah Pemuda 2023, Kenali Bentuk Logo dan Maknanya!

Untuk general cargo, komoditas yang ditangani mencakup gypsum, scrap iron, plywood, coil, kendaraan, alat berat, produk baja, dan berbagai komoditas lainnya.(PR/04)