KEDIRI, SUDUTPANDANG.ID – Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan (DPC PDIP) Kota Kediri resmi melantik dan mengambil sumpah janji jabatan pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kota Kediri untuk masa bakti 2026-2031. Pelantikan yang berlangsung di Kantor DPC PDIP Kota Kediri, Minggu (31/5/2026), menjadi bagian dari upaya konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat regenerasi kader muda dan keterlibatan perempuan dalam struktur partai.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus partai tingkat kota dan provinsi, termasuk Sekretaris DPD PDIO Jawa Timur, Deni Wicaksono. Dalam kesempatan itu, Deni menegaskan bahwa regenerasi kepemimpinan menjadi salah satu fokus utama partai dalam menyusun kepengurusan di berbagai tingkatan.
Menurutnya, PDIP terus berkomitmen membuka ruang yang lebih luas bagi generasi muda dan perempuan untuk terlibat aktif dalam proses pengambilan keputusan serta penguatan organisasi partai.
“PDI Perjuangan tidak hanya menjadikan anak muda sebagai pelengkap dalam struktur organisasi, tetapi benar-benar memberikan tanggung jawab dan kesempatan untuk berkarya serta berkontribusi bagi partai,” kata Deni.
Ia menjelaskan bahwa komitmen tersebut tercermin dalam komposisi kepengurusan PAC yang baru dilantik. Selain memenuhi ketentuan keterwakilan perempuan minimal 30 persen sebagaimana diatur dalam berbagai regulasi politik, PDIP juga memberikan porsi yang lebih besar kepada kader perempuan dalam struktur organisasi.
Di sisi lain, kader muda juga mendapatkan ruang yang signifikan. Sedikitnya 20 persen dari jajaran pengurus PAC berasal dari kalangan generasi muda, bahkan beberapa di antaranya dipercaya menduduki posisi strategis seperti ketua, sekretaris, maupun bendahara.
Menurut Deni, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang partai dalam mempersiapkan regenerasi kepemimpinan yang berkelanjutan. Dengan melibatkan lebih banyak anak muda, partai berharap dapat menghadirkan gagasan-gagasan segar sekaligus memperkuat kedekatan dengan kelompok pemilih muda yang jumlahnya terus meningkat.
Selain berperan dalam struktur organisasi, kader muda juga didorong aktif dalam berbagai bidang yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Mulai dari olahraga, ekonomi kreatif, kegiatan sosial, hingga program pemberdayaan masyarakat melalui badan dan sayap partai.
“Anak-anak muda harus diberi ruang untuk berkembang. Mereka memiliki energi, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan politik ke depan,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Deni juga menyinggung target politik partai menjelang pemilihan umum mendatang. Ia menyebut partainya berupaya mempertahankan capaian lima kursi di DPRD Kota Kediri sekaligus meningkatkan perolehan suara agar mampu meraih tambahan kursi legislatif.
“Target awal kami tentu mempertahankan lima kursi yang sudah ada. Namun kami berharap bisa meningkatkan perolehan menjadi enam kursi pada pemilu berikutnya,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Kota Kediri, Yoga Pratama Putra, menjelaskan bahwa sebanyak 33 pengurus PAC resmi dilantik dalam agenda tersebut. Para pengurus berasal dari tiga kecamatan yang ada di Kota Kediri, yakni Kecamatan Kota, Kecamatan Pesantren, dan Kecamatan Mojoroto.
Masing-masing PAC memiliki komposisi 11 pengurus yang akan menjalankan roda organisasi partai di tingkat kecamatan selama lima tahun ke depan.
Menurut Yoga, susunan kepengurusan yang baru mencerminkan semangat pembaruan sekaligus kesinambungan organisasi. Kader senior tetap diberi peran penting sebagai pembimbing, sementara kader muda diberikan kesempatan untuk tampil sebagai motor penggerak organisasi.
“Alhamdulillah pelantikan berjalan lancar. Komposisi kepengurusan kali ini cukup representatif, dengan sekitar 50 persen perempuan dan kurang lebih 40 persen berasal dari kalangan anak muda,” ujarnya.
Ia menilai kombinasi antara pengalaman kader senior dan semangat kader muda akan menjadi kekuatan penting bagi partai dalam menghadapi dinamika politik yang terus berkembang.
Menurutnya, kader senior memiliki pengalaman dan pemahaman organisasi yang kuat, sedangkan kader muda membawa inovasi, kreativitas, serta pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat, khususnya generasi milenial dan generasi Z.
“Yang tua membimbing dan memberikan pengalaman, sementara yang muda menggerakkan organisasi dengan energi serta ide-ide baru. Kolaborasi ini sangat penting untuk kemajuan PDI Perjuangan ke depan,” katanya.
Lebih lanjut, Yoga mengungkapkan bahwa pelantikan pengurus PAC merupakan bagian dari tahapan konsolidasi organisasi yang sedang dijalankan partai. Setelah struktur di tingkat kecamatan terbentuk, DPC PDIP Kota Kediri akan melanjutkan pembentukan kepengurusan hingga tingkat ranting atau kelurahan.
Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat mesin organisasi sekaligus memastikan seluruh struktur partai dapat bekerja secara optimal dalam melayani masyarakat dan menjalankan program-program kerakyatan.
“Kami akan melanjutkan konsolidasi hingga tingkat ranting. Setelah kepengurusan PAC selesai, agenda berikutnya adalah pembentukan pengurus di tingkat kelurahan yang kemungkinan dimulai sekitar Agustus mendatang,” jelasnya.
Pelantikan pengurus PAC se-Kota Kediri ini menjadi momentum penting bagi PDI Perjuangan dalam memperkuat struktur organisasi sekaligus menyiapkan kader-kader potensial untuk menghadapi berbagai agenda politik ke depan. Dengan mengedepankan regenerasi kader muda dan memperbesar peran perempuan, partai berharap mampu membangun organisasi yang lebih inklusif, adaptif, dan siap menjawab tantangan zaman.
Melalui konsolidasi yang berkelanjutan hingga tingkat akar rumput, PDIP Kota Kediri optimistis dapat mempertahankan basis dukungan masyarakat sekaligus meningkatkan kinerja politik pada pemilu mendatang.(CN/09)


