JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID — Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026 serta rencana penyelenggaraan Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera XII.
Dukungan tersebut disampaikan saat menerima audiensi Ketua Umum KONI Provinsi Sumatera Barat, Hamdanus, di Kantor KONI Pusat, Senayan, Jakarta, Selasa (14/7/2026).
Pertemuan tersebut membahas dua agenda strategis yang menjadi fokus pembinaan olahraga prestasi di Sumatera Barat, yakni kesiapan penyelenggaraan Porprov Sumatera Barat 2026 dan rencana menghidupkan kembali Porwil Sumatera sebagai ajang multievent antardaerah menuju Pekan Olahraga Nasional (PON).
Hamdanus mengatakan kedatangannya ke KONI Pusat bertujuan menyampaikan perkembangan persiapan kedua agenda tersebut sekaligus memperkuat koordinasi dengan induk organisasi olahraga nasional.
“Kehadiran kami di KONI Pusat untuk membahas dua agenda penting daerah, yakni Porprov dan Porwil,” ujar Hamdanus.
Dalam audiensi tersebut, Hamdanus melaporkan bahwa Porprov Sumatera Barat 2026 dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 14 Oktober 2026 dengan konsep penyelenggaraan tuan rumah bersama yang melibatkan sejumlah kabupaten dan kota di Sumatera Barat.

Konsep tersebut dipilih agar penyelenggaraan lebih efektif, sekaligus memberikan kesempatan kepada berbagai daerah untuk berpartisipasi dalam mendukung suksesnya pesta olahraga tingkat provinsi.
Menurut Hamdanus, Porprov menjadi agenda penting dalam sistem pembinaan olahraga prestasi karena menjadi ajang seleksi sekaligus evaluasi hasil pembinaan atlet yang telah dilakukan oleh pengurus cabang olahraga di kabupaten dan kota.
Melalui kompetisi tersebut, atlet-atlet terbaik diharapkan dapat dipersiapkan menuju level yang lebih tinggi, termasuk kejuaraan nasional hingga Pekan Olahraga Nasional.
Marciano Norman mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan KONI Sumatera Barat dalam mempersiapkan pelaksanaan Porprov.
Ia menilai koordinasi yang terus dibangun bersama pemerintah daerah, cabang olahraga, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi modal penting untuk menyukseskan penyelenggaraan ajang tersebut.
“Porprov memiliki peran yang sangat strategis sebagai bagian dari sistem pembinaan olahraga prestasi. Melalui kompetisi yang terselenggara secara berkualitas, kita dapat menjaring atlet-atlet potensial yang akan dipersiapkan menuju ajang nasional maupun internasional,” kata Marciano.
Menurutnya, keberhasilan Porprov tidak hanya diukur dari kelancaran pelaksanaan pertandingan, tetapi juga dari kemampuan daerah menghasilkan atlet-atlet muda yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Selain membahas Porprov, pertemuan juga menyoroti rencana penyelenggaraan Porwil Sumatera XII.
Porwil merupakan ajang olahraga antardaerah yang hanya diselenggarakan di Pulau Sumatera dan selama ini menjadi salah satu tahapan penting dalam pembinaan atlet menuju Pekan Olahraga Nasional.
Ajang terakhir, yakni Porwil XI Tahun 2023, digelar di Provinsi Riau dengan tuan rumah berhasil keluar sebagai juara umum untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.
Hamdanus menjelaskan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama KONI telah menyusun strategi agar penyelenggaraan Porprov dapat berlangsung secara efektif tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Salah satu langkah yang ditempuh adalah memanfaatkan fasilitas olahraga yang telah tersedia melalui renovasi dan peningkatan kualitas venue sehingga tidak perlu membangun sarana baru.
“Untuk Porprov, kami telah menyusun strategi agar penyelenggaraannya tidak membebani APBD, salah satunya melalui renovasi sejumlah venue yang sudah ada sehingga tidak perlu membangun fasilitas baru. Kami berharap seluruh persiapan dapat berjalan dengan baik,” ujar Hamdanus.
Marciano menyambut baik strategi tersebut.
Menurutnya, pemanfaatan fasilitas olahraga yang sudah ada merupakan langkah yang sejalan dengan prinsip efisiensi anggaran sekaligus memastikan aset olahraga daerah dapat dimanfaatkan secara optimal.
Ia juga menilai konsep tersebut dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menyelenggarakan event olahraga secara berkualitas tanpa harus mengeluarkan biaya pembangunan infrastruktur yang besar.
Terkait rencana penyelenggaraan Porwil Sumatera XII, Marciano menegaskan bahwa KONI Pusat memberikan dukungan penuh karena kompetisi regional tersebut memiliki peran penting dalam memperkuat sistem pembinaan olahraga nasional.
Menurutnya, Porwil menjadi jembatan bagi atlet daerah untuk meningkatkan pengalaman bertanding sebelum menghadapi kompetisi nasional.
“KONI Pusat mendukung upaya untuk menyelenggarakan Porwil Sumatera. Keberadaan ajang ini akan memperkuat mata rantai pembinaan olahraga prestasi di Indonesia sekaligus menjadi wadah evaluasi kemampuan atlet sebelum menghadapi level kompetisi yang lebih tinggi,” tegas Marciano.
Ia berharap komunikasi antara KONI Pusat, KONI Provinsi, pemerintah daerah, dan seluruh cabang olahraga terus diperkuat agar pelaksanaan Porprov maupun Porwil berjalan sesuai target.
Melalui sinergi tersebut, pembinaan atlet di Sumatera Barat diharapkan semakin terarah dan mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah maupun Indonesia di berbagai ajang nasional dan internasional.
Audiensi tersebut menjadi bukti komitmen bersama antara KONI Pusat dan KONI Provinsi Sumatera Barat dalam memperkuat ekosistem olahraga prestasi secara berkelanjutan.
Dengan persiapan yang matang, dukungan pemerintah daerah, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, Porprov Sumatera Barat 2026 diharapkan sukses menjadi ajang pembinaan atlet.
Sementara itu, penyelenggaraan Porwil Sumatera XII diharapkan kembali memperkuat kalender kompetisi olahraga regional sebagai bagian penting dari jalur pembinaan menuju Pekan Olahraga Nasional dan kompetisi internasional. (09/AGF).










