Pengendara Motor Diserang Begal di Sukabumi

Avatar photo
Pengendara Motor Korban Begal
Ilustrasi

SUKABUMI, SUDUTPANDANG.ID – Seorang pengendara sepeda motor berinisial HH (20) menjadi korban dugaan pencurian dengan kekerasan (curas) di Jalan Pelabuhan II, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (21/7/2026) dini hari. Korban mengalami luka akibat sabetan senjata tajam (sajam) sebelum sepeda motornya dibawa kabur pelaku.

Kasi Humas Polres Sukabumi Kota Ipda Ade Ruli membenarkan adanya pengendara motor jadi korban begal. Menurut dia, kejadian berlangsung sekitar pukul 02.30 WIB saat korban dalam perjalanan pulang usai bekerja.

“Betul, telah terjadi tindak pidana pencurian dengan kekerasan pada Selasa dini hari di Jalan Pelabuhan II, Kelurahan Cikondang, Kecamatan Citamiang. Korban saat itu sedang dalam perjalanan pulang setelah bekerja,” ujar Ade, Rabu (22/7/2026).

BACA JUGA  Gelar Sidang Paripurna, Pemkot dan DPRD Kota Bekasi Bahas Raperda 

Berdasarkan keterangan sementara, korban diduga telah diikuti oleh sejumlah pelaku yang menggunakan sebuah mobil Toyota Kijang berwarna biru.

Saat melintas di lokasi kejadian, pengendara motor tersebut dipepet hingga pelaku diduga menyerangnya menggunakan senjata tajam.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka pada lengan kanan dan terjatuh bersama sepeda motornya.

Dalam kondisi korban tidak berdaya, pelaku kemudian membawa kabur sepeda motor Yamaha berwarna hitam keluaran tahun 2023 dengan nomor polisi F-5779-SAD.

Korban selanjutnya dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis akibat luka yang dialaminya.

Usai kejadian, pihak keluarga melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Sukabumi Kota. Laporan itu kini ditindaklanjuti oleh penyidik Satreskrim.

BACA JUGA  BMKG: Kamis Pagi, Gempa 4,7 M Guncang Sukabumi

Polisi menyatakan masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas para pelaku.

Sejumlah langkah telah dilakukan, termasuk mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi guna mengidentifikasi kendaraan yang diduga digunakan dalam aksi tersebut.(red)