PB WI Apresiasi Tambahan Dana Pelatnas Asian Games 2026

Timnas Wushu Indonesia menjalani training camp di China sebagai bagian persiapan menghadapi Asian Games 2026 setelah mendapat dukungan tambahan anggaran pelatnas dari Kemenpora. (Foto: IST/SP).

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) pimpinan Airlangga Hartarto mengapresiasi langkah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di bawah kepemimpinan Menpora Erick Thohir yang memperjuangkan tambahan anggaran pemusatan latihan nasional (pelatnas) untuk persiapan Asian Games 2026.

Tambahan anggaran tersebut membuat program training camp (TC) Timnas Wushu Indonesia ke China yang sebelumnya terkendala anggaran akhirnya dapat direalisasikan. TC ke China menjadi bagian penting dari persiapan atlet wushu Indonesia menghadapi Asian Games Aichi-Nagoya, Jepang, yang dijadwalkan berlangsung 19 September hingga 4 Oktober 2026.

Timnas Wushu Taolu yang menjalani latihan di Nanjing, China, telah bertolak pada Kamis (20/8/2026). Sementara Timnas Wushu Sanda berangkat menuju Shaolin Taogu, Henan, China, pada Jumat (21/8/2026).

Manajer Timnas Wushu Indonesia Iwan Kwok mengatakan PB WI memahami kondisi anggaran pemerintah setelah adanya kebijakan pemangkasan anggaran di sejumlah kementerian. Kondisi tersebut sebelumnya membuat program TC ke luar negeri belum dapat dilaksanakan sesuai jadwal.

“PB WI cukup memahami kondisi anggaran bantuan pemerintah terkait adanya kebijakan pemangkasan anggaran seluruh kementerian sehingga program TC ke luar negeri belum bisa dipenuhi sesuai jadwal yang diinginkan,” kata Iwan Kwok di Jakarta, Sabtu (22/8/2026).

Menurut Iwan, tambahan anggaran pelatnas yang diupayakan Kemenpora menjadi solusi sehingga program latihan di China dapat terlaksana. Ia menilai kesempatan tersebut penting untuk meningkatkan kesiapan atlet sebelum tampil di ajang olahraga multievent tingkat Asia.

BACA JUGA  Ducati Akui Menang Banyak dengan Bergabungnya Marc Marquez

Sekretaris Jenderal PB WI Ngatino juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah. Ia bersyukur keinginan memberangkatkan Timnas Wushu Indonesia menjalani TC di China akhirnya dapat diwujudkan.

“Ya, kita bersyukur akhirnya keinginan memberangkatkan Timnas Wushu Indonesia menjalani TC di China dalam menghadapi Asian Games 2026 bisa terwujud. Terima kasih Pak Menpora Erick Thohir dan juga Pak Presiden Prabowo Subianto yang telah mendukung adanya program pelatnas jangka panjang,” ujar Ngatino.

Ngatino menyebut PB WI telah menandatangani nota kesepahaman atau MoU dengan Kemenpora terkait dukungan dana pelatnas Asian Games 2026.

Iwan Kwok yang juga Wakil Ketua Umum I PB WI menilai TC di China memiliki arti strategis bagi persiapan atlet. Selain memberikan pengalaman bertanding, program tersebut menjadi kesempatan bagi atlet dan pelatih untuk mengukur perkembangan kemampuan selama menjalani pelatnas.

“TC ke China itu sangat penting untuk memperkuat mental atlet dan pelatih bisa melakukan evaluasi agar bisa mempersiapkan atlet lebih baik lagi sebelum tampil di Asian Games 2026 nanti,” jelas Iwan.

Ia berharap persiapan yang lebih optimal dapat meningkatkan peluang wushu Indonesia mempertahankan tradisi medali emas pada Asian Games. Evaluasi selama TC juga diharapkan membantu pelatih menentukan strategi dan komposisi atlet yang paling siap menghadapi persaingan di Aichi-Nagoya.

BACA JUGA  Timnas Basket 3x3 Putri Jaga Peluang Lolos di ABG 2026

Dari sisi anggaran, dana pelatnas Asian Games 2026 sebelumnya berada di angka Rp127 miliar. Pemerintah kemudian memberikan tambahan sebesar Rp95 miliar sehingga total anggaran pelatnas meningkat menjadi Rp222 miliar.

Menpora Erick Thohir sebelumnya menjelaskan anggaran Rp222 miliar tersebut secara khusus dialokasikan untuk kebutuhan pelatnas Asian Games 2026. Anggaran itu belum termasuk dana sebesar Rp61 miliar yang disiapkan untuk kebutuhan pengiriman Kontingen Indonesia ke Asian Games 2026.

Kemenpora membedakan anggaran pelatnas dengan anggaran pengiriman kontingen, meskipun keduanya menjadi bagian dari keseluruhan pembiayaan keikutsertaan Indonesia pada Asian Games 2026.

Selain tambahan anggaran pelatnas, Erick juga mengungkapkan adanya dukungan Presiden Prabowo Subianto terhadap skema anggaran multiyears untuk program pelatnas.

Kebijakan tersebut dinilai memberikan kepastian lebih baik bagi pembinaan atlet menuju berbagai ajang olahraga internasional.

“Tahun ini kita sudah mulai mendapatkan anggaran untuk Olimpiade 2028. Ini hal positif bagi kita. Anggaran SEA Games juga sudah ada untuk pelatnas dan tahun depan angkanya jauh lebih besar,” ujar Erick.

Sementara itu, Timnas Wushu Indonesia yang dipersiapkan menuju Asian Games 2026 terdiri atas atlet nomor Taolu dan Sanda.

BACA JUGA  Rexi Mainaiky Dukung Erick Thohir Pimpin PBSI

Di sektor Taolu putra terdapat Seraf Naro Siregar, Terrence Tjahyadi, Ahmad Ghozali Fuaiz, Andrea Simon, dan Rainer Reinaldy Ferdiansyah. Untuk Taolu putri, Indonesia menurunkan Patrice Geraldine dan Eugenia Diva Widodo.

Pada nomor Sanda putra, terdapat Fereddy Sinaga di kelas 56 kilogram, Bintang Reindra Nada Guitara di kelas 60 kilogram, Samuel Marbun di kelas 65 kilogram, dan Jumanta di kelas 70 kilogram.

Sementara sektor Sanda putri diwakili Tharisa Dea Florentina di kelas 52 kilogram dan Thania Kusumaningtyas di kelas 60 kilogram.

Dengan terlaksananya TC di China, PB WI berharap seluruh atlet dapat memaksimalkan waktu persiapan menuju Asian Games 2026.

Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga peluang wushu Indonesia menyumbangkan medali bagi Kontingen Merah Putih di Aichi-Nagoya. (09/AGF).