JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Garuda Pertiwi, julukan Timnas Putri U-17 Indonesia, merasakan langsung pembinaan sepak bola bertaraf internasional melalui pemusatan latihan di Prancis pada 2026.
Para pemain Timnas Putri U-17 mendapat kesempatan menjalani pemusatan latihan atau training center di National Football Centre Clairefontaine, Prancis, pada 3-9 Mei 2026.
Setelah itu, mereka melanjutkan pengalaman bertanding dalam Srikandi Merdeka Cup 2026 di Kudus, Jawa Tengah.
Dua agenda tersebut menjadi pengalaman penting bagi para pemain muda. Selain menjalani latihan dan pertandingan, mereka juga mendapat kesempatan mengenal sistem pembinaan sepak bola di luar negeri serta menguji kemampuan menghadapi lawan dari negara lain.
Pengalaman berlatih di Clairefontaine menjadi salah satu bagian penting dalam proses pengembangan pemain Garuda Pertiwi.
Para pemain dapat melihat secara langsung bagaimana pesepak bola muda dibentuk melalui program pembinaan yang terstruktur.
Selama berada di Prancis, pemain tidak hanya mendapatkan materi latihan di lapangan. Mereka juga belajar mengenai disiplin, pemahaman permainan, metode latihan, hingga tuntutan yang harus dimiliki seorang pemain untuk dapat bersaing di level internasional.
Pengalaman tersebut kemudian menjadi modal ketika para pemain kembali bertanding bersama Garuda Pertiwi di Srikandi Merdeka Cup 2026.
Turnamen itu memberikan kesempatan kepada pemain untuk menerapkan berbagai pengalaman yang didapat selama menjalani training center di Prancis.

Bertanding melawan tim dari negara lain juga menjadi sarana evaluasi bagi para pemain dan tim pelatih. Mereka dapat mengukur kemampuan yang sudah berkembang sekaligus mengetahui sejumlah aspek permainan yang masih perlu diperbaiki.
Bagi para pemain muda, rangkaian kegiatan tersebut memberikan gambaran bahwa pembinaan sepak bola putri Indonesia mulai memiliki jalur yang semakin terbuka.
Kesempatan mengikuti pemusatan latihan di luar negeri dan tampil dalam kompetisi internasional menjadi bagian penting dalam membangun mental serta pengalaman bertanding.
Para pemain pun memberikan apresiasi kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang dinilai semakin memberikan perhatian terhadap perkembangan sepak bola putri, terutama di kelompok usia muda.
Nafeeza Ayasha Nori mewakili rekan-rekannya menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada mereka.
Menurutnya, pengalaman menjalani latihan di Prancis dan tampil di Srikandi Merdeka Cup memberikan banyak pelajaran baru.
“Kami sangat berterima kasih kepada PSSI karena kami merasa sepak bola putri semakin diperhatikan dan diberikan kesempatan untuk berkembang. Kami bisa mendapatkan pengalaman di Prancis dan kemudian bertanding di Srikandi Merdeka Cup. Bagi kami, pengalaman seperti ini sangat berharga karena membuat kami belajar banyak hal baru,” ujar Nafeeza.
Menurut para pemain, perhatian terhadap sepak bola putri tidak cukup hanya melalui pemberian kesempatan tampil dalam pertandingan.
Pembinaan berkelanjutan juga diperlukan agar pemain muda mempunyai ruang untuk meningkatkan kemampuan dan berkembang secara bertahap.
Karena itu, mereka berharap kesempatan seperti training center di luar negeri, pertandingan internasional, serta kompetisi usia muda dapat terus diperbanyak.
Semakin banyak pertandingan yang dijalani, pemain akan semakin terbiasa menghadapi tekanan dan karakter permainan yang berbeda.
Kompetisi juga menjadi bagian penting dalam menemukan dan mengembangkan talenta baru.
Dengan agenda yang konsisten, pemain muda memiliki kesempatan lebih besar untuk menunjukkan kemampuan sekaligus bersaing memperebutkan tempat di Timnas Indonesia.
Pengalaman Garuda Pertiwi di Prancis hingga Srikandi Merdeka Cup 2026 menjadi salah satu contoh bahwa pembinaan sepak bola putri membutuhkan proses panjang dan berkesinambungan.
Pemain tidak hanya membutuhkan latihan, tetapi juga pengalaman menghadapi atmosfer sepak bola yang berbeda.
Para pemain Timnas Putri U-17 berharap perhatian yang diberikan PSSI terhadap sepak bola putri dapat terus ditingkatkan.
Mereka ingin lebih banyak pemain muda Indonesia mendapatkan kesempatan serupa untuk belajar, bertanding, dan mengembangkan potensi.
Dengan semakin banyaknya kompetisi dan program pembinaan, Garuda Pertiwi diharapkan mampu melahirkan generasi pemain putri yang lebih siap bersaing di tingkat internasional.
Bagi para pemain muda, pengalaman di Prancis dan Srikandi Merdeka Cup menjadi bekal penting dalam mengejar impian memperkuat Timnas Indonesia di masa mendatang.(09/AGF)











