JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Pebulu tangkis Indonesia Jonatan Christie resmi menempati peringkat satu dunia sektor tunggal putra setelah Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) memperbarui daftar ranking pada Selasa, 25 Agustus 2026.
Berdasarkan daftar peringkat terbaru BWF, Jonatan Christie naik dua posisi dari sebelumnya berada di peringkat ketiga. Pemain berusia 28 tahun itu kini mengoleksi 87.631 poin dan unggul 629 poin atas wakil Prancis, Christo Popov, yang menempati posisi kedua dengan 87.002 poin.
Pencapaian tersebut menjadi sejarah baru bagi Jonatan. Untuk pertama kalinya sepanjang karier, pemain yang akrab disapa Jojo itu berhasil menduduki posisi teratas ranking dunia tunggal putra.
Sebelum mencapai puncak, posisi terbaik Jonatan adalah peringkat kedua dunia. Prestasi tersebut diraih pada 31 Januari 2023 setelah Jonatan berhasil menjadi juara Indonesia Masters.
Kenaikan Jonatan ke posisi nomor satu dunia terjadi setelah Kejuaraan Dunia BWF 2026 di New Delhi, India, berakhir pada Minggu, 23 Agustus 2026. Meski tidak mampu melaju jauh dalam turnamen tersebut, hasil yang diraih para pesaingnya membuat perolehan poin Jonatan cukup untuk mengantarkannya ke puncak ranking.
Dalam Kejuaraan Dunia BWF 2026, Jonatan harus terhenti pada babak 16 besar. Ia kalah dari wakil Denmark, Rasmus Gemke, melalui pertandingan tiga gim dengan skor 21-11, 13-21, 18-21.
Kekalahan tersebut tentu menjadi hasil yang mengecewakan bagi Jonatan. Ia datang ke New Delhi dengan target besar dan persiapan yang dinilai cukup baik untuk bersaing memperebutkan gelar juara dunia.
“Sangat kecewa pastinya karena saya datang ke sini dengan harapan yang besar serta fokus yang sudah bagus juga. Tapi ya di akhirnya memang harus menerima ini hasilnya,” ujar Jonatan seusai pertandingan, dikutip dari keterangan resmi PBSI.
Meski gagal melangkah lebih jauh di Kejuaraan Dunia, perjalanan Jonatan justru berlanjut ke pencapaian tertinggi dalam ranking BWF. Hasil pertandingan para pemain yang berada di papan atas membuat posisi Jonatan mengalami lonjakan dua tingkat.
Christo Popov kini berada di posisi kedua dengan 87.002 poin. Sementara itu, Kunlavut Vitidsarn dari Thailand menempati peringkat ketiga dengan 86.915 poin.
Posisi keempat ditempati Chou Tien Chen dari Taiwan dengan 86.580 poin. Chou berhasil naik peringkat setelah meraih medali perunggu pada Kejuaraan Dunia BWF 2026.
Sementara itu, wakil Denmark Anders Antonsen berada di posisi kelima dengan 85.405 poin. Mantan peringkat satu dunia Shi Yu Qi dari China harus mengalami penurunan cukup drastis. Ia turun lima posisi dan kini berada di peringkat keenam dengan 84.705 poin setelah tersingkir pada babak awal Kejuaraan Dunia.
Di bawahnya, Alex Lanier dari Prancis menempati peringkat ketujuh dengan 78.715 poin. Kodai Naraoka dari Jepang berada di posisi kedelapan dengan 76.530 poin, disusul Victor Lai dari Kanada di peringkat kesembilan dengan 76.465 poin.
Li Shi Feng dari China melengkapi 10 besar tunggal putra dunia dengan koleksi 71.683 poin.
Bagi Jonatan, status sebagai pemain nomor satu dunia melengkapi perjalanan panjangnya di panggung bulu tangkis internasional. Ia sebelumnya telah meraih sejumlah prestasi bergengsi, di antaranya medali emas Asian Games 2018, gelar juara All England 2024, serta menjadi bagian dari tim Indonesia yang memenangkan Piala Thomas 2020.
Pencapaian terbaru tersebut juga menempatkan Jonatan dalam sejarah tunggal putra Indonesia. Ia mengikuti jejak legenda bulu tangkis nasional Taufik Hidayat yang pernah menduduki peringkat satu dunia pada 2000.
Dengan menjadi pemain nomor satu dunia, Jonatan kini memiliki tantangan baru untuk mempertahankan posisinya. Persaingan di papan atas tunggal putra sangat ketat dengan selisih poin yang relatif tipis di antara sejumlah pemain. (09/AGF).
10 Besar Ranking Tunggal Putra BWF per 25 Agustus 2026:
- Jonatan Christie (Indonesia) – 87.631 poin
- Christo Popov (Prancis) – 87.002 poin
- Kunlavut Vitidsarn (Thailand) – 86.915 poin
- Chou Tien Chen (Taiwan) – 86.580 poin
- Anders Antonsen (Denmark) – 85.405 poin
- Shi Yu Qi (China) – 84.705 poin
- Alex Lanier (Prancis) – 78.715 poin
- Kodai Naraoka (Jepang) – 76.530 poin
- Victor Lai (Kanada) – 76.465 poin
- Li Shi Feng (China) – 71.683 poin











