ASAHAN, SUDUTPANDANG.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menegaskan komitmennya dalam pengembangan pendidikan unggulan dengan menyerahkan sertifikat tanah hibah seluas 94.030 meter persegi untuk pembangunan Madrasah MAN Insan Cendekia Kabupaten Asahan.
Penyerahan sertifikat dilakukan di Jalan Budi Utomo, Kelurahan Mutiara, Kecamatan Kota Kisaran Timur, tepatnya di atas lahan eks BSP. Langkah ini menjadi bentuk nyata dukungan Pemkab Asahan terhadap penguatan pendidikan menengah berbasis keislaman yang berdaya saing nasional.
Acara tersebut dihadiri Wakil Menteri Agama Republik Indonesia (Wamenag RI) Dr. K.H. Romo R. Muhammad Syafi’i, S.H., M.Hum., Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara H. Ahmad Qosbi, S.Ag., M.M., Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., Wakil Bupati Asahan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan beserta jajaran, Camat Kota Kisaran Timur, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Hadirnya MAN Insan Cendekia di Kabupaten Asahan diharapkan menjadi bagian dari pemerataan akses pendidikan berkualitas sekaligus memperluas jangkauan madrasah unggulan di daerah.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Asahan.
Ia menjelaskan bahwa pada tahap awal, MAN Insan Cendekia Kabupaten Asahan akan beroperasi sebagai MAN rintisan yang berada di bawah MAN Insan Cendekia Tapanuli Selatan, sebelum pembangunan fisik permanen dilakukan di lahan hibah yang telah disediakan.
Bupati Asahan menyampaikan bahwa lahan yang dihibahkan merupakan lahan eks BSP yang secara khusus telah dipersiapkan untuk pembangunan madrasah tersebut.
“Pemerintah Kabupaten Asahan mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Agama Republik Indonesia atas kepercayaan yang diberikan, serta berharap kehadiran madrasah unggulan ini mampu melahirkan generasi yang unggul secara intelektual, berakhlak mulia, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan, sekaligus memberikan dampak positif bagi pembangunan sosial dan perekonomian masyarakat sekitar,” ujar Bupati Asahan.
Sementara itu, Wakil Menteri Agama Republik Indonesia menegaskan bahwa MAN ini merupakan madrasah unggulan Kementerian Agama yang menerapkan sistem seleksi nasional bagi peserta didik maupun tenaga pendidik berdasarkan kualitas.
“Dengan dibangunnya MAN Insan Cendekia di Kabupaten Asahan, jumlah MAN Insan Cendekia di Indonesia kini menjadi 25,” jelasnya.
Penyerahan sertifikat tanah hibah oleh Bupati Asahan kepada Wakil Menteri Agama Republik Indonesia menjadi penanda resmi dimulainya pembangunan MAN Kabupaten Asahan sebagai investasi jangka panjang daerah dalam bidang pendidikan.(MA/04)









