Ketum Koni Pusat, Marciano Dorong Aparel Olahraga Lokal

Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman mendorong penguatan industri olahraga nasional melalui dukungan terhadap produsen apparel lokal agar mampu bersaing dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri. (Foto: KONI)

MALANG, SUDUTPANDANG.ID — Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, menegaskan pentingnya memperkuat industri olahraga nasional melalui dukungan terhadap produsen apparel lokal yang mampu menghasilkan produk berkualitas dan kompetitif di pasar dalam negeri maupun internasional.

Komitmen tersebut disampaikan Marciano saat meresmikan Gedung Produksi Sport Apparel & Military Tactical Equipment milik PT Shark Globalindo Jaya di Desa Srigadung, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Peresmian fasilitas produksi tersebut menjadi salah satu momentum penting dalam upaya mendorong kemandirian industri olahraga nasional, sekaligus memperkuat ekosistem pembinaan olahraga prestasi melalui penggunaan produk-produk karya anak bangsa.

“Saya mendukung penuh produsen apparel olahraga Indonesia,” kata Marciano dalam sambutannya.

Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan industri olahraga di kawasan Asia apabila mampu mengembangkan produk berkualitas yang dapat memenuhi kebutuhan atlet dan organisasi olahraga nasional.

Marciano menekankan bahwa bangsa Indonesia tidak boleh terus bergantung pada produk impor, terutama untuk kebutuhan olahraga yang sebenarnya dapat diproduksi sendiri oleh industri dalam negeri.

Ia berharap semakin banyak perusahaan nasional yang berani berinvestasi dan mengembangkan industri olahraga sehingga mampu menciptakan merek-merek lokal yang kuat dan memiliki daya saing tinggi.

“Ke depan, kita harus punya merek Indonesia, agar kita menjadi raja di negara sendiri. KONI harus berperan menyukseskan industri olahraga lokal dengan produk-produk dalam negeri,” ujarnya.

BACA JUGA  KONI Pusat Kenang Wismoyo Arismunandar, Semangat Patriot Olahraga Terus Dilanjutkan

Menurut Marciano, dukungan terhadap industri olahraga lokal tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi nasional, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas pembinaan atlet Indonesia.

Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman mendorong penguatan industri olahraga nasional melalui dukungan terhadap produsen apparel lokal agar mampu bersaing dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri. (Foto: KONI)

Ia menjelaskan bahwa kualitas perlengkapan olahraga memiliki pengaruh terhadap performa atlet saat berlatih maupun bertanding. Karena itu, kehadiran perusahaan-perusahaan yang mampu menghasilkan produk berkualitas tinggi akan menjadi nilai tambah bagi perkembangan olahraga prestasi nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Marciano juga mengapresiasi langkah PT Shark Globalindo Jaya yang terus mengembangkan kapasitas produksinya dan berinvestasi dalam pembangunan fasilitas baru.

Ia berharap perusahaan tersebut dapat menjadi salah satu mitra strategis KONI dalam memenuhi kebutuhan apparel olahraga bagi organisasi olahraga di berbagai tingkatan.

“Saya berharap Shark mampu membuat apparel olahraga yang dibutuhkan KONI dan seluruh jajarannya, mulai dari tingkat nasional, provinsi hingga kabupaten dan kota,” katanya.

Menurut Marciano, bertambahnya jumlah produsen apparel olahraga nasional akan menciptakan iklim persaingan yang sehat. Persaingan tersebut pada akhirnya akan mendorong peningkatan kualitas produk, inovasi teknologi, serta pelayanan kepada konsumen.

“Semakin banyak perusahaan yang bergerak di industri olahraga, maka akan semakin besar dukungannya terhadap pembinaan olahraga prestasi di Indonesia,” ujarnya.

Ia menilai industri olahraga merupakan sektor yang memiliki potensi ekonomi besar sekaligus berperan dalam mendukung pencapaian prestasi atlet Indonesia di berbagai ajang internasional.

Karena itu, sinergi antara dunia usaha, organisasi olahraga, pemerintah, dan pelaku usaha kecil menengah menjadi faktor penting dalam memperkuat daya saing industri olahraga nasional.

BACA JUGA  LPNU Gelar "Charity Golf Tournament" di Pantai Indah Kapuk

Pemilik PT Shark Globalindo Jaya, Paulus Arman, menyampaikan bahwa perusahaan yang dipimpinnya tidak hanya fokus memproduksi apparel olahraga, tetapi juga aktif menjalin kolaborasi dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menurutnya, kolaborasi tersebut dilakukan untuk menciptakan produk olahraga berkualitas sekaligus memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Paulus menjelaskan sejumlah produk olahraga hasil kerja sama dengan UMKM telah berhasil diproduksi dan dipasarkan. Di antaranya adalah raket bulu tangkis serta kok atau shuttlecock yang digunakan dalam berbagai kegiatan olahraga.

Ia optimistis sinergi antara industri besar dan UMKM dapat menciptakan rantai produksi yang lebih kuat serta meningkatkan daya saing produk olahraga nasional.

Dengan adanya fasilitas produksi baru yang diresmikan tersebut, PT Shark Globalindo Jaya berharap mampu meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas jangkauan pasar, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Peresmian gedung produksi itu juga menjadi simbol berkembangnya industri manufaktur olahraga di Indonesia yang mulai menunjukkan kemampuannya dalam memenuhi kebutuhan pasar domestik.

Selain menghadiri peresmian fasilitas produksi, Marciano juga berdiskusi dengan manajemen perusahaan mengenai peluang pengembangan industri olahraga nasional dan kebutuhan perlengkapan olahraga untuk mendukung pembinaan atlet di berbagai daerah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pengurus KONI Pusat. Mendampingi Marciano hadir Wakil Ketua Umum I KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Dr. Suwarno, Wakil Ketua Umum IV KONI Pusat Vivin Cahyani Sungkono, Staf Ahli KONI Pusat sekaligus pakar komunikasi nasional Dr. Aqua Dwipayana, serta Kepala Bidang Media dan Humas KONI Pusat Tirto Prima Putra.

BACA JUGA  Gelar Perdana Apri/Fadia di World Tour Sejak Dipasangkan

Turut hadir pula Ketua Umum Federasi Nasional Pordasi Berkuda Memanah, Triwatty Marciano, yang memberikan dukungan terhadap penguatan industri olahraga nasional sebagai bagian dari upaya membangun kemandirian olahraga Indonesia.

Marciano menegaskan bahwa masa depan olahraga Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kualitas atlet dan pelatih, tetapi juga oleh kekuatan industri pendukung yang mampu menyediakan perlengkapan olahraga berkualitas tinggi.

Karena itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus mendukung penggunaan produk dalam negeri dan memberikan ruang bagi industri lokal untuk berkembang.

Dengan dukungan yang kuat dari berbagai pihak, Marciano optimistis Indonesia mampu memiliki industri olahraga yang tangguh, kompetitif, dan menjadi kebanggaan bangsa di masa depan. (09/AGF).