IDAI: Hepatitis Tidak Berkaitan dengan Vaksin Covid-19

Ilustrasi

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Ketua Unit Kerja Koordinasi (UKK) Gastro-Hepatologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Muzal Kadim mengatakan penyakit hepatitis akut misterius yang menyerang kepada kelompok anak tidak berkaitan dengan pemberian vaksin Covid-19.

“Sampai saat ini hepatitis jenis ini tidak dikaitkan dengan vaksin covid-19. Karena sebagian besar dari kasus yang muncul saat ini justru terjadi pada anak yang belum vaksin,” katanya dalam diskusi virtual, Sabtu (7/5/2022).

IMG-20220125-WA0002

Muzal menjelaskan, kebanyakan yang terjangkit adalah anak di bawah umur enam tahun bahkan ada yang dua tahun ke bawah pada kasus di beberapa negara.

“Jadi, pada kasus akut sekarang ini tidak dikaitkan dengan vaksin Covid-19,” jelasnya.

Menurutnya, dugaan adanya kaitan penyakit hepatitis akut ini dengan Covid-19 masih ditelusuri lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pastinya.

“Kalau memang history dengan Covid-19, saat ini masih diduga berkaitan, tapi masih dugaan. Apakah itu suatu koinsiden, artinya bersamaan atau sebagai penyebab langsung, itu masih dugaan. Karena selama ini, Covid-19 itu tidak pernah timbulkan gejala seperti hepatitis berat ini,” paparnya.

Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi mengatakan, pihaknya belum menggolongkan kejadian itu sebagai kasus hepatitis akut berat.

“Masih ada fase lanjutan investigasi berupa pemeriksaan laboratorium, terutama pemeriksaan Adenovirus dan Hepatitis E yang membutuhkan waktu 10-14 hari ke depan,” katanya.

“Kami belum golongkan dalam Hepatitis akut bergejala berat, tetapi baru masuk pada kriteria pending klasifikasi karena masih ada pemeriksaan laboratorium,” sambung Nadia.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.