Jokowi Tak Hadir di Upacara Hari Lahir Pancasila, Ajudan Sebut Belum Terima Undangan

Avatar photo
Jokowi Tak Hadir di Upacara Hari Lahir Pancasila, Ajudan Sebut Belum Terima Undangan
Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6/2026). (Foto: Dok. BPMI Setpres)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) tidak menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6/2026). Ketidakhadiran Jokowi disebut karena hingga hari pelaksanaan acara belum ada undangan yang diterima.

Ajudan Jokowi, AKBP Syarif Muhammad Fitriansyah, menyatakan pihaknya tidak menerima undangan resmi maupun pemberitahuan lainnya terkait pelaksanaan upacara tersebut.

“Hingga pagi hari ini kami belum menerima undangan untuk Bapak Joko Widodo menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, baik berupa surat resmi maupun komunikasi lainnya,” kata Syarif dalam keterangannya, Senin (1/6).

Karena itu, lanjut dia, Jokowi tidak menghadiri kegiatan kenegaraan tersebut.

BACA JUGA  Kasipers Rem 081/DSJ: Kita Harus Lebih Semangat Lagi

Upacara Hari Lahir Pancasila tahun ini dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto sebagai inspektur upacara.

Sejumlah tokoh nasional hadir dalam kegiatan tersebut, termasuk Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Wapres ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, serta Wapres ke-13 RI Ma’ruf Amin.

Presiden Prabowo tiba di Gedung Pancasila sekitar pukul 09.35 WIB dan disambut Menteri Luar Negeri Sugiono serta Ketua MPR Ahmad Muzani.

Wapres Gibran Rakabuming Raka kemudian menyusul hadir untuk mengikuti rangkaian upacara.

Megawati yang juga menjabat sebagai Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) turut mendampingi Presiden Prabowo dalam upacara tersebut.

Ia tampak hadir bersama jajaran pejabat negara dan tokoh nasional lainnya.

BACA JUGA  Pertemuan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis dengan Jokowi Berujung SP3

Selain para mantan pemimpin negara, upacara juga dihadiri para menteri, wakil menteri, pimpinan lembaga negara, serta unsur TNI dan Polri.

Dalam amanatnya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Pancasila tidak boleh hanya dipandang sebagai dokumen sejarah ataupun slogan semata.

Menurutnya, nilai-nilai Pancasila harus diwujudkan dalam kehidupan berbangsa dan penyelenggaraan negara.

Prabowo juga mengingatkan pentingnya memastikan pembangunan nasional berjalan sejalan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

“Hari ini tantangan kita adalah memastikan pembangunan ekonomi benar-benar berjalan sesuai nilai-nilai Pancasila,” ujar Prabowo dalam pidatonya.

Peringatan Hari Lahir Pancasila diperingati setiap 1 Juni untuk mengenang lahirnya dasar negara yang pertama kali disampaikan oleh Presiden pertama RI, Soekarno, dalam sidang BPUPKI pada 1 Juni 1945.(red)