Pelabuhan Biak Sambut MV The World, Kapal Pesiar Termewah di Dunia

Kapal Cruise MV. The World
Kapal Cruise MV. The World berlabuh di Pelabuhan Biak/dok.Kemenhub

Biak,SudutPandang.id-Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan memberikan penyambutan khusus atas kunjungan perdana Kapal Cruise MV. The World ke tanah Papua, tepatnya di Pelabuhan Biak.

MV The World, salah satu kapal pesiar termewah di dunia yang disebut “resident at sea” atau apartemen apung. Untuk mendatangkan kapal ini ke suatu daerah perlu kerja keras. Tidak semua pelabuhan mampu disandari kapal berukuran GT 43.188 ini. Pelabuhan Biak mampu disandari oleh kapal tersebut.

IMG-20220125-WA0002

Kapal ini baru selesai docking di bulan Mei 2019, dan ini perjalanan perdana dengan menyinggahi Biak, Raja Ampat hingga berakhir di Banda Naira Maluku pada tanggal 2 Februari 2020 mendatang.

Sebelum tiba di Biak, kapal asal Bahana tersebut bertolak dari Pelabuhan Palau dengan mengangkut 286 orang kru dari 37 negara dengan jumlah penumpang 195 orang yang berasal dari 19 negara.

Tarian Papua
Tarian Papua menyambut kedatangan Kapal Cruise MV. The World di Pelabuhan Biak/dok.Kemenhub

“Kami bersama dengan segenap unsur terkait, antara lain CIQP, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Pariwisata serta TNI, Polri dan stakeholder lainnya mengadakan penyambutan pelayaran perdana kapal pesiar mewah Cruise MV. The World yang bersandar di Dermaga Umum Pelabuhan Biak dengan tarian adat serta pengalungan bunga dan pemberian cindera mata berupa piring gantung khas Papua kepada Nahkoda,” ujar Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Biak, Oktovianus C. Karubaba di Biak Papua, Minggu (19/1/2020).

Oktovianus menjelaskan, tujuan kapal pesiar tersebut antara lain kunjungan wisata ke Pelabuhan Biak, Waisai Raja Ampat Sorong, Banda Neira Kepulauan Banda selanjutnya menuju Darwin Australia.

Kapal Pesiar
Turis mancanegara penumpang Kapal MV. The World di Pelabuhan Biak/dok.Kemenhub

Kapal Cruise MV. The World yang dinakhodai oleh Capt. Dag Harald Zavik memiliki deadweight tonnage sebesar 4.558, length over all 196.35 meter, dan lebar 29.8 meter.

“Seluruh penumpang turun ke darat mengunjungi beberapa tempat bersejarah, salah satunya Goa Jepang yang ada di Kota Biak, selain itu mereka juga mengunjungi pasar tradisional Darfuar, serta tempat-tempat lainya di sekitar kota Biak,” katanya.

Ia berharap akan ada kapal wisata lainnya yang akan berkunjung ke kota Biak. Para wisatawan yang berkunjung memiliki kesan yang baik.

“Diharapkan selanjutnya akan ada kapal-kapal wisata lainnya yang akan bersandar di Pelabuhan Biak, sehingga dapat mendorong potensi wisata,” pungkasnya.(bmg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.