PASURUAN – JATIM | SUDUTPANDANG.ID – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Pasuruan kembali menghadirkan kegiatan unggulan dalam rangka mendukung peningkatan profesionalisme guru. Kali ini, PGRI Kota Pasuruan menggelar Bimbingan Teknis Anugerah Guru Prima (AGP) 2025 dengan mengangkat tema besar “Strategi Pembelajaran Inovatif di Era Digital, Membangun Generasi Emas dengan Literasi Digital.”
Acara tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 10 September 2025 pukul 13.00 WIB secara daring, dan dapat diikuti oleh seluruh guru sejumlah 443 peserta dari berbagai jenjang pendidikan. Melalui kegiatan ini, PGRI Kota Pasuruan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung guru agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, khususnya di era digital yang menuntut kreativitas, inovasi, serta penguasaan literasi teknologi.
Ketua PGRI Kota Pasuruan, Mochamad Amin, S.Pd., M.Pd., akan hadir sebagai Keynote Speaker dan menyampaikan arahan strategis terkait pentingnya peran guru dalam membentuk generasi emas. Menurutnya, guru tidak hanya sekadar mentransfer pengetahuan, melainkan juga membekali peserta didik dengan keterampilan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, serta literasi digital yang menjadi kunci keberhasilan di masa depan.
Kegiatan ini juga menghadirkan tiga narasumber inspiratif yang merupakan peraih Anugerah Guru Prima PGRI Jawa Timur dari berbagai jenjang pendidikan. Mereka adalah:
1. Firda Savitri, S.Pd., AGP Jawa Timur jenjang TK (Moderator).
2. Nurul Badriyyah, S.Pd.I., peraih Juara I AGP Jawa Timur jenjang SD (Narasumber 1) yang membahas tentang teknis pendaftaran dan penulisan karya tulis.
3. Nurul Mawaridah, M.Pd., peraih Juara II AGP Jawa Timur jenjang SMP (Narasumber 2) yang membahas tentang portofolio digital.
4. Edti Dwi Marlianasari, S.Sos., peraih Juara I AGP Jawa Timur jenjang SMA (Narasumber 3 yang membahas tentang media pembelajaran.
Para narasumber berbagi praktik baik dan pengalaman nyata dalam menerapkan strategi pembelajaran inovatif berbasis literasi digital di kelas masing-masing. Dengan latar belakang berbeda, mereka diharapkan mampu memberikan inspirasi yang komprehensif bagi peserta untuk mengembangkan model pembelajaran kreatif yang sesuai dengan karakteristik siswa.
“Guru harus mampu menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya menarik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan zaman. Era digital menuntut kita untuk berani bertransformasi, sehingga anak-anak kita siap menghadapi tantangan global, dan tentunya semua inovasi yang telah dilakukan harus membawa dampak positif bagi murid, guru lain, sekolah maupun orang-orang disekitarnya” ungkap Nurul Mawaridah, M.Pd., salah satu narasumber.
PGRI Kota Pasuruan menyiapkan sistem registrasi online yang mudah diakses melalui tautan:
https://pgrikotapasuruan.github.io/webinarpgripaskot/
Selain itu, setiap peserta yang terdaftar akan mendapatkan link webinar serta sertifikat keikutsertaan yang dapat diunduh setelah kegiatan selesai. Dengan cara ini, PGRI ingin memberikan apresiasi sekaligus motivasi kepada guru untuk terus meningkatkan kompetensinya.
Kegiatan Bimtek AGP 2025 ini menjadi salah satu bentuk nyata peran PGRI Kota Pasuruan dalam mendukung terwujudnya pendidikan berkualitas. Melalui kolaborasi, inovasi, serta penguasaan teknologi, guru-guru Indonesia diharapkan mampu mencetak generasi emas 2045 yang berkarakter, cerdas, serta adaptif terhadap perubahan zaman. Ketiga narasumber juga sekaligus berbagi pengalaman serta gambaran wawancara presentasi saat berkompetisi di tingkat Provinsi Jawa Timur.
Dengan semangat kebersamaan, kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang berbagi pengalaman, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam menggerakkan transformasi pendidikan di Kota Pasuruan dan sekitarnya.
“Selamat bergabung, mari bersama kita wujudkan guru Indonesia yang inovatif, inspiratif, dan siap memimpin perubahan menuju generasi emas 2045.”(ACZ)


