“Piala Dunia harus dapat kembali menghadirkan pesan perdamaian dan persatuan yang menjadi salah satu nilai utama olahraga sepak bola.”
SUDUTPANDANG.ID – Tim nasional Iran mengajak dunia kembali menempatkan sepak bola sebagai sarana pemersatu di tengah berbagai ketegangan politik yang membayangi penyelenggaraan Piala Dunia 2026.
Seruan itu disampaikan penyerang Iran, Mehdi Taremi, yang menilai atmosfer turnamen kali ini tidak sepenuhnya mencerminkan semangat kebersamaan yang selama ini identik dengan ajang sepak bola terbesar di dunia.
Menjelang laga perdana Grup G melawan Tim Nasional Selandia Baru, Iran menghadapi sejumlah tantangan di luar lapangan. Situasi geopolitik yang melibatkan Iran dan Amerika Serikat membuat persiapan Team Melli berjalan tidak ideal, termasuk perubahan lokasi pemusatan latihan dan sejumlah kendala administratif terkait perjalanan tim.
Dilansir dari Independent, Selasa (16/6/2026), Taremi mengaku merasakan suasana yang berbeda dibandingkan pengalaman yang ia rasakan pada Piala Dunia sebelumnya.
Menurutnya, berbagai persoalan nonteknis telah mengurangi nuansa kegembiraan yang biasanya menyertai pesta sepak bola empat tahunan tersebut.
Ia menilai sepak bola seharusnya menjadi ruang yang mempertemukan berbagai bangsa, budaya dan latar belakang yang berbeda. Karena itu, perhatian publik diharapkan tetap tertuju pada pertandingan dan nilai-nilai sportivitas yang dibawa olahraga, bukan pada konflik yang terjadi di luar lapangan.
Bagi Taremi, Piala Dunia selalu lebih besar daripada sekadar hasil pertandingan.
Ia berharap turnamen ini seharusnya dapat kembali menghadirkan pesan perdamaian dan persatuan yang menjadi salah satu nilai utama olahraga sepak bola.
Menyatukan Perbedaan Pandangan
Pernyataan senada disampaikan pelatih Iran, Amir Ghalenoei. Menurutku, sepak bola memiliki kekuatan untuk menyatukan masyarakat dari berbagai negara, terlepas dari perbedaan pandangan politik maupun kondisi yang sedang berkembang di tingkat internasional.
Ghalenoei menegaskan, timnya datang ke Piala Dunia untuk berkompetisi dan memberikan kebanggaan bagi masyarakat Iran.
Ia berharap sepak bola tetap menjadi bahasa universal yang mampu menghadirkan kegembiraan dan mempererat hubungan antarmanusia.
Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi, Iran berupaya menjaga fokus menghadapi persaingan di Grup G.
Selain Selandia Baru, Team Melli juga dijadwalkan menghadapi Belgia dan Mesir dalam perebutan tiket menuju babak gugur.(red)













