Raffi Ahmad Klarifikasi Soal Namanya Dikaitkan dengan Kasus Blueray Cargo

Blueray cargo
Raffi Ahmad Klarifikasi Soal Namanya Dikaitkan dengan Kasus Blueray Cargo (Foto: Net)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, akhirnya memberikan klarifikasi terkait munculnya namanya dalam perkara dugaan impor barang yang menyeret perusahaan jasa titipan Blueray Cargo.

Raffi menegaskan dirinya tidak memiliki keterlibatan apa pun dalam kasus tersebut. Ia menjelaskan bahwa hubungan dirinya dengan Blueray Cargo hanya sebatas momen berfoto ketika berada di Amerika Serikat pada tahun 2025.

“Nama saya dibawa-bawa dalam satu berita yang tidak enak. Dulu, saya sering dikaitkan dengan pencucian uang dan lain-lain, tapi saya santai karena tidak pernah terjadi. Sekarang, karena saya mendapat amanah sebagai Utusan Khusus Presiden, saya merasa perlu meluruskan hal yang tidak benar ini,” kata Raffi dalam konferensi pers di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2026).

Didampingi kuasa hukumnya, Hotman Paris Hutapea, Raffi memaparkan kronologi pertemuannya dengan pihak Blueray. Menurutnya, pertemuan itu terjadi secara tidak sengaja saat dirinya mengunjungi sejumlah usaha milik warga Indonesia di New York setelah mengikuti Chicago Marathon pada Oktober 2025.

BACA JUGA  BPBD DKI: Ada Tiga Opsi Metode Tekan Polusi Udara

Kala itu, Raffi menyempatkan diri mendatangi restoran Awang Kitchen dan toko Indo Java sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha Indonesia di Amerika Serikat. Saat hendak meninggalkan lokasi, beberapa orang yang berada di toko Blueray memintanya untuk berfoto bersama.

“Saat saya makan di Awang Kitchen dan Indo Java, banyak warga Indonesia yang mengajak foto. Ketika keluar dari lokasi, ada toko bernama Blueray. Mereka memanggil saya untuk berfoto,” ujar Raffi.

Ia juga mengungkapkan sempat terjadi percakapan singkat mengenai jasa pengiriman barang yang ditawarkan pihak Blueray. Namun, Raffi menegaskan tidak pernah menggunakan layanan tersebut.

“Mereka sempat menawarkan untuk mengirimkan iPhone secara gratis. Saya bilang, tidak usah. Kalau gratis, saya tidak mau. Setelah itu, tidak ada pemesanan dan tidak ada komunikasi lagi,” tutur Raffi.

BACA JUGA  Bupati Asahan Teguhkan Komitmen Antikorupsi di Rakor KPK

Hotman Paris turut menegaskan bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan kliennya pernah melakukan transaksi ataupun menerima kiriman barang dari perusahaan tersebut.

“Dia tidak pernah pesan. Ini hanya basa-basi selebriti yang bertemu dengan orang yang meminta foto,” ungkap Hotman.

Menurut Hotman, nama Raffi kemungkinan muncul dalam perkara tersebut karena adanya percakapan internal perusahaan yang ditemukan dalam proses penyidikan. Namun, hal itu tidak dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan adanya keterlibatan Raffi dalam kasus yang sedang berjalan.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap bahwa nama Raffi Ahmad muncul dalam fakta persidangan terkait perkara dugaan suap importasi barang yang melibatkan Blueray Cargo. Perusahaan jasa titipan tersebut tengah menjadi sorotan dalam kasus yang berkaitan dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

BACA JUGA  Ketua KPK Sebut Minggu Depan Akan Menahan 2 Kepala Daerah

Menanggapi berkembangnya informasi tersebut, Raffi kembali menegaskan bahwa dirinya tidak pernah melakukan pemesanan barang maupun menerima kiriman dari Blueray Cargo. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak langsung mempercayai informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.(04)