Hukum  

Terima Kunjungan Komisi Kejaksaan, Wakil Jaksa Agung Paparkan Kinerja

Komjak Ri
Wakil Jaksa Agung Arminsyah menerima kunjungan Komisi Kejaksaan RI/dok.Kejagung

Jakarta,SudutPandang.id-Wakil Jaksa Agung RI, Arminsyah menerima kunjungan kerja Komisi Kejaksaan RI (KKRI) yang dipimpin oleh Barita Simanjuntak di ruang kerja Wakil Jaksa Agung, Kamis (11/1/2020).

Pertemuan tersebut dihadiri oleh seluruh Komisioner Komisi Kejaksaan RI, Kepala Pusat Data Statistik Kriminal dan Teknologi Informasi (Kapusdaskrimti), Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) diwakili oleh Kepala Bidang Media dan Kehumasan, Kepala Bagian Reformasi Birokrasi pada Jaksa Agung Muda Pembinaan.

IMG-20220125-WA0002

Wakil Jaksa Agung menyampaikan kinerja Kejaksaan RI tahun 2019. Di antaranya tentang keberhasilan 63 Unit Kerja Kejaksaan yang memperoleh predikat Zona Integritas (ZI) Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) yang diterima pada tanggal 10 Desember 2019 lalu dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

“Sedangkan di tahun 2020 ini, akan didorong lebih banyak lagi unit kerja Kejaksaan untuk memperoleh predikat ZI, WBK, dan WBBM yang salah satunya akan dilakukan dengan cara menularkan keberhasilan capaian kinerja dari Unit Kerja yang telah memperoleh WBK/WBBM kepada unit kerja yang belum memperoleh WBK untuk dicontoh sehingga meningkatkan kualitas pelayanannya” papar Arminsyah.

Menurutnya, hal ini sesuai pesan Wakil Presiden RI, KH. Maruf Amin yang hadir pada pemberian penghargaan dan apresiasi ZI WBK dan predikat WBBM pada (10/12/2019).

“Penghargaan ini akan menjadi contoh bagi Kementerian/Lembaga dan Kepala Daerah lain, prinsip integritas di instansi pemerintah dinilai penting karena dapat mencegah penyimpangan kewenangan dan perilaku koruptif dan semakin baiknya integritas birokrasi maka akan memperkuat public trust dalam pelayanan publik kepada masyarakat,” ungkapnya.

Wakil Jaksa Agung Komjak
Wakil Jaksa Agung Arminsyah saat menerima kunjungan Komisi Kejaksaan RI/dok.Kejagung

Dengan hadirnya Komisi Kejaksaan RI saat ini, pihaknya berharap dapat memonitor kinerja ke-63 unit kerja yang telah memperoleh predikat WBK/WBBM.

“Karena untuk menuju predikat tersebut harus melalui beberapa proses yang ketat dan tidak main-main,” tegas Arminsyah.

Ia menuturkan, menyikapi perkembangan dunia digital dalam era revolusi industri 4.0, khususnya terkait dengan penerapan Informasi Teknologi (IT) Kejaksaan. Hal ini sudah merupakan kebutuhan yang sangat diperlukan dan harus dikembangkan dalam rangka mempercepat pelayanan pada masyarakat maupun sebagai sarana pengambil keputusan oleh pimpinan.

“Kami juga telah melaksanakan kegiatan video conference (vicon) yang menjangkau 31 Kejaksaan Tinggi yang tersebar di seluruh Indonesia sebagai sarana komunikasi dan koordinasi antara Pimpinan Pusat dengan Pimpinan Daerah. Hal ini sangat membantu penyelesaian problematika yang terjadi di wilayah kerja pimpinan daerah tanpa perlu bertemu langsung ke Jakarta. Pada tahun 2020 ini video conference dapat diikuti 463 Kejari seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Wakil Jaksa Agung
Wakil Jaksa Agung Arminsyah saat memaparkan kinerja Kejaksaan tahun 2019 kepada komisioner Komisi Kejaksaan Ri/dok.Kejagung

Ketua Komisi Kejaksaan RI, Barita Simanjuntak mengapresiasi kinerja Kejaksaan RI tahun 2019 yang telah memperoleh WBK/WBBM yang didukung penguatan IT. Pihaknya juga sangat mendukung penugasan Didik Farkhan sebagai Kepala Pusat Data Statistik Kriminial dan Teknologi Informasi (Kapusdaskrimti).

“Diharapkan adanya koneksi IT Bidang Pengawasan Kejaksaan RI dengan IT KKRI, untuk mempercepat proses laporan dan pengaduan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat. Kami mengapresiasi dan siap mensupport kinerja Kejaksaan saat ini dan untuk yang akan datang,” pungkasnya.(fir) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.