LUMAJANG, JATIM – Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD ke-129 Tahun Anggaran 2026 menanam bibit pohon durian di Desa Ledok Tempuro, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Senin (10/8/2026).
Penanaman pohon tersebut dilakukan secara simbolis oleh Brigjen TNI Mukhlis, S.AP., M.M., Ir Pusterad selaku Ketua Tim Wasev, bersama rombongan di lokasi pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129.
Kegiatan penghijauan ini menjadi bagian dari rangkaian Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) terhadap pelaksanaan program TMMD ke-129 di Kabupaten Lumajang.
Selain memastikan berbagai program berjalan sesuai sasaran, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan di wilayah pedesaan.
Brigjen TNI Mukhlis bersama rombongan menanam bibit durian sebagai simbol dimulainya upaya penghijauan di lokasi TMMD.
Tanaman yang dipilih diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat apabila tumbuh dan menghasilkan buah.
Penanaman pohon menjadi bagian dari semangat TMMD dalam membangun desa secara menyeluruh. Pembangunan melalui program tersebut tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga memperhatikan kelestarian lingkungan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pohon durian yang ditanam diharapkan dapat tumbuh dan memberikan manfaat dalam jangka panjang. Selain membantu menciptakan lingkungan yang lebih hijau, tanaman produktif tersebut berpotensi menjadi sumber manfaat ekonomi bagi masyarakat Desa Ledok Tempuro.
Karena itu, keberhasilan program penghijauan tidak hanya bergantung pada kegiatan penanaman, tetapi juga pada perawatan setelah bibit ditanam.
Masyarakat diharapkan dapat ikut menjaga, merawat dan mengembangkan tanaman tersebut agar dapat tumbuh secara optimal.
Penanaman pohon juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan.
Keberadaan pohon di wilayah pedesaan memiliki manfaat dalam menjaga keseimbangan lingkungan, memperbaiki kualitas udara dan mendukung ketersediaan ruang hijau.
Kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada penanaman secara simbolis. Masyarakat dapat melanjutkan gerakan penghijauan dengan menanam berbagai jenis pohon di lingkungan sekitar sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Melalui TMMD ke-129, pembangunan desa diarahkan tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur masyarakat, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih baik.
Pendekatan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Penanaman durian juga menunjukkan bahwa pembangunan lingkungan dapat berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan potensi ekonomi desa.
Jika dirawat hingga memasuki masa produksi, pohon durian berpotensi menghasilkan buah yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat maupun dikembangkan sebagai sumber pendapatan tambahan.
Kegiatan Wasev di Desa Ledok Tempuro sekaligus menjadi bagian dari evaluasi terhadap pelaksanaan TMMD ke-129.
Pengawasan dilakukan untuk memastikan berbagai sasaran program dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat sesuai kebutuhan masyarakat.
Sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan program TMMD.
Partisipasi masyarakat diperlukan tidak hanya selama pelaksanaan kegiatan, tetapi juga dalam menjaga hasil pembangunan setelah program selesai.
Dengan adanya penanaman bibit durian tersebut, Tim Wasev berharap semangat penghijauan dapat terus berkembang di tengah masyarakat.
Penanaman pohon diharapkan menjadi pemantik bagi warga untuk semakin peduli terhadap lingkungan dan menjaga keberlanjutan kawasan pedesaan.
Program TMMD ke-129 di Desa Ledok Tempuro pun kembali menunjukkan bahwa pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai jalan, fasilitas umum dan infrastruktur lainnya.
Aspek lingkungan dan kesejahteraan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Penanaman pohon durian tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan sekaligus investasi jangka panjang bagi masyarakat.
Jika dirawat secara konsisten, tanaman tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat ekologis dan ekonomi bagi warga Desa Ledok Tempuro.
Kegiatan ini sejalan dengan tema TMMD ke-129, “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.”
Semangat tersebut diharapkan terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. (ACZ/09).










