Hemmen
Wisata  

Wisman Malaysia dan Australia Terbanyak Berkunjung ke Indonesia

Turis asal China ke Bali
Turis asal China berlibur ke Bali - Foto dok.antaranews

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Malaysia menjadi negara pertama penyumbang wisman terbesar ke Indonesia pada tahun 2023 dengan persentase sebesar 16,28 persen, disusul Australia sebesar 12,26 persen, kemudian Singapura sebesar 12,11 persen, Tiongkok sebesar 6,75 persen, dan Timor Leste sebesar 6,75 persen. 12,11 persen. 6,24 persen.

“Ini melampaui target. Pencapaian tersebut melebihi batas target kunjungan wisman tahun 2023 sebesar 8,5 juta,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, Rabu 7 Februari 2024, dikutip ATN.

Idul Fitri Kanwil Kemenkumham Bali

Sedangkan rata-rata lama menginap wisatawan berkisar antara 7 – 12 malam, dengan rata-rata lama menginap tertinggi pada bulan April mencapai 12,4 malam. Dimana pada bulan tersebut wisatawan asal Rusia dan China mengalami peningkatan lama yaitu menginap 52,14 malam dan 43,88 malam.

BACA JUGA  Pengunjung Candi Meningkat Dampak Borobudur Marathon 2022

Untuk tingkat okupansi kamar pada Desember 2023 hampir mencapai 60 persen. Yaitu tepatnya 59,74 persen. Dan untuk klasifikasi hotel non bintang sebesar 28,67 persen, ini yang akan terus kita pompa.

“Saya akan segera merencanakan kunjungan ke beberapa negara untuk lebih meramaikan upaya industri untuk terus berpromosi, sehingga akhirnya pada akhirnya kita bisa terus meningkatkan kunjungan wisman di tahun 2024,” kata Sandiaga.

Sumber: jaringan AT

Barron Ichsan Perwakum