Arab Saudi Tolak Penghapusan Bahan Bakar Fosil Tahun 2050

DUBAI, SUDUTPANDANG.ID – Arab Saudi dan beberapa negara penghasil minyak besar lainnya, menentang penghapusan bahan bakar fosil pada tahun 2050.

Perundingan KTT COP28 di Dubai, mayoritas negara menginginkan pernyataan yang tegas untuk menyerukan penghapusan bahan bakar fosil pada tahun 2050.

Namun perjanjian itu gagal mencapai kesepakatan bersejarah yang ingin dicapai oleh para pemimpin konferensi iklim.

Menimbulkan perpecahan yang mendalam antar negara mengenai potensi penghentian penggunaan bahan bakar fosil seiring dengan berakhirnya pertemuan puncak iklim PBB, Selasa 12 Desember 2023 pagi.

“Semua negara ini perlu memahami apa yang dipertaruhkan dan mereka perlu mengingatkan diri mereka sendiri karena perubahan iklim tidak mengenal batas negara, ”kata Alok Sharma, seorang politisi Inggris dan mantan presiden COP seperti dikutip dari CBC.

BACA JUGA  Donatur Arab Saudi Resmikan Masjid dan Asrama Mathla'ul Anwar

Presiden COP28 Sultan Al Jaber, yang juga menjabat sebagai CEO perusahaan minyak nasional, ADNOC, kini berupaya menjembatani kesenjangan tersebut.

Sumber: ABC