ASAHAN, SUDUTPANDANG.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan memperingati Hari Bela Negara (HBN) ke-77 sebagai momentum penguatan nilai kebangsaan dan tanggung jawab bersama dalam menjaga keutuhan serta kemajuan bangsa. Kegiatan ini menjadi refleksi bahwa bela negara tidak sebatas seremoni, melainkan diwujudkan dalam sikap dan tindakan sehari-hari.
Upacara peringatan HBN ke-77 inidipimpin oleh Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M.I.P., dengan melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparatur sipil negara, TNI-Polri, pelajar, serta perwakilan masyarakat.
Keterlibatan berbagai elemen tersebut menunjukkan bahwa semangat bela negara merupakan tanggung jawab kolektif yang harus dijaga bersama.
Dalam amanat Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang dibacakan oleh Inspektur Upacara, ditegaskan bahwa implementasi bela negara di era saat ini dilakukan melalui kontribusi nyata sesuai peran masing-masing.
Disiplin dalam bekerja, ketaatan terhadap hukum, menjaga persatuan, serta keterlibatan aktif dalam pembangunan menjadi bentuk konkret bela negara dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Nilai-nilai tersebut dinilai semakin relevan di tengah tantangan bangsa yang terus berkembang, sehingga diperlukan ketahanan nasional yang kuat, adaptif, dan berdaya saing.
Bela negara tidak lagi dimaknai secara sempit, tetapi sebagai komitmen bersama untuk menjaga stabilitas sosial, politik, dan pembangunan nasional.
Melalui peringatan Hari Bela Negara ke-77 ini, Kabupaten Asahan diharapkan terus menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa kekuatan bangsa bertumpu pada peran aktif warganya.
Dengan semangat kebersamaan dan tanggung jawab sosial, Asahan berkomitmen menjadi bagian dari Indonesia yang aman, tangguh, dan maju.(MA/04)










