JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Peristiwa tragis terjadi di sebuah rumah kontrakan di Jalan Warakas VIII Gang 10, Kelurahan Warakas, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Tiga penghuni ditemukan meninggal dunia dan diduga mengalami keracunan. Kepolisian memastikan para korban merupakan satu keluarga.
Kanit Resmob Polres Metro Jakarta Utara, Iptu Seno Adji Pradana, menyampaikan bahwa korban terdiri dari seorang ibu dan dua anaknya, masing-masing satu laki-laki dan satu perempuan.
“Betul bahwa ketiga korban tersebut merupakan satu keluarga yang tinggal di sebuah kontrakan di sini,” kata Seno dikutip Jumat (2/1/2026).
Ia menjelaskan, kasus tersebut pertama kali diketahui setelah pihak kepolisian menerima laporan dari warga sekitar yang mencurigai kondisi di dalam kontrakan. Petugas kemudian mendatangi lokasi dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama tim Inafis serta Dokkes Polres Metro Jakarta Utara.
“Untuk saat ini masih kita dalami terkait dengan penyebab kematian dari para jenazah tersebut,” ujarnya.
Selain tiga korban meninggal dunia, polisi juga menemukan satu anggota keluarga lainnya dalam kondisi kritis. Korban tersebut langsung dilarikan ke RSUD Koja, Jakarta Utara, untuk mendapatkan perawatan intensif.
Menurut Seno, posisi ketiga jenazah berada di titik yang berbeda di dalam rumah kontrakan tersebut.
“Ada yang di masing-masing kamar dan di ruang tamu,” ucapnya.
Dalam proses penyelidikan, aparat mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut guna kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.
“Barang bukti yang kita amankan berupa botol minuman, kemudian juga ada beberapa bekas makanan, HP korban, dan barang-barang lainnya yang berkaitan,” kata Seno.
Ia menambahkan, botol minuman yang diamankan merupakan air mineral kemasan. Sementara untuk makanan, tidak ditemukan sisa makanan di lokasi kejadian.
“Makanan tidak ada, hanya bungkus makanan saja di tong sampah. Kurang lebih tadi ada tiga jenis yang berbeda,” tuturnya.
Hingga kini, polisi masih mendalami penyebab pasti kejadian tersebut dan menunggu hasil pemeriksaan lanjutan untuk memastikan dugaan keracunan yang menimpa para korban.(PR/04)










