KEDIRI, SUDUTPANDANG.ID – Komandan Kodim (Dandim) 0809/Kediri, Dhavid Nur Hadiansyah, melakukan kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Wali Barokah, Kota Kediri, Senin (6/4/2026). Kegiatan ini berlangsung dalam suasana halal bihalal yang penuh keakraban.
Kunjungan yang berlangsung sekitar pukul 10.30 WIB hingga 11.30 WIB tersebut disambut langsung oleh pimpinan ponpes, KH Sunarto, bersama jajaran pengurus. Pertemuan berlangsung hangat dengan dialog yang membahas berbagai hal terkait kebangsaan dan sinergi kelembagaan.
Dalam kesempatan itu, Letkol Inf Dhavid menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan dengan para tokoh agama di wilayah Kediri, terutama setelah dirinya menjabat sebagai Dandim dalam beberapa bulan terakhir.
“Tujuan kami untuk menyambung tali silaturahmi sekaligus memohon dukungan terhadap pelaksanaan program-program nasional TNI, khususnya Angkatan Darat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya komunikasi berkelanjutan antara TNI dan lingkungan pesantren. Menurutnya, hubungan historis antara santri dan prajurit menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga keutuhan bangsa.
Selain itu, Dandim turut memperkenalkan latar belakang dirinya sebagai lulusan Akademi Militer tahun 2006 asal Bondowoso, dengan pengalaman tugas di berbagai satuan, termasuk di Kodam I/Bukit Barisan sebelum menjabat sebagai Dandim 0809/Kediri pada Oktober 2025.
Sementara itu, KH Sunarto menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menilai langkah ini sebagai upaya positif dalam memperkuat sinergi antara TNI dan kalangan pesantren.
“Kami menyambut baik kehadiran Dandim beserta jajaran. Ke depan, kami siap mendukung program-program yang melibatkan pembinaan wawasan kebangsaan, termasuk pembekalan bela negara bagi para santri,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa Ponpes Wali Barokah memiliki fokus pada tiga pilar utama, yaitu pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan ekonomi.
Pihaknya pun membuka peluang kolaborasi dengan TNI dalam berbagai program, seperti kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) serta penguatan nilai-nilai nasionalisme di kalangan santri.
Kunjungan ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antara TNI dan tokoh agama, sekaligus memperkuat peran keduanya dalam menjaga persatuan dan stabilitas di tengah masyarakat.(CN/04)










