JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID — Garudayaksa FC meraih kemenangan meyakinkan saat bertandang ke markas Sriwijaya FC dalam lanjutan kompetisi Championship. Tim asuhan Widodo Cahyono Putro tersebut menang telak dengan skor 3-0, namun sang pelatih menegaskan bahwa kemenangan itu tidak diraih dengan mudah.
Widodo menyoroti jalannya pertandingan yang menurutnya berlangsung cukup sulit, terutama pada babak pertama. Ia menyebut anak asuhnya harus bekerja ekstra keras untuk menembus pertahanan rapat Sriwijaya FC yang tampil disiplin sejak awal laga.
“Kami bersyukur bisa memenangkan pertandingan hari ini. Babak pertama memang cukup sulit untuk mencetak gol karena lawan bermain sangat disiplin,” ujar Widodo dalam konferensi pers usai pertandingan, Sabtu (25/4/2026).
Menurut Widodo, kunci kemenangan Garudayaksa FC terletak pada perubahan pendekatan di babak kedua. Ia menekankan pentingnya kesabaran dan fokus dalam mengolah peluang, yang akhirnya membuahkan hasil maksimal.
“Di babak kedua kami bermain lebih fokus dan sabar. Itu yang akhirnya menghasilkan gol dan membuat permainan kami lebih berkembang,” jelasnya.
Dalam laga tersebut, Sriwijaya FC menerapkan formasi 3-4-3 yang dinilai cukup efektif dalam meredam serangan Garudayaksa FC di babak pertama. Widodo mengakui strategi tersebut sempat menyulitkan timnya, sehingga para pemain harus lebih berhati-hati dalam membangun serangan.
“Lawan bermain dengan formasi 3-4-3, jadi pemain kami harus ekstra waspada. Tidak mudah untuk menembus pertahanan mereka, meskipun kami tetap berusaha menciptakan peluang,” tambahnya.
Meski menghadapi tekanan, Garudayaksa FC mampu menjaga organisasi permainan dengan baik. Disiplin dalam bertahan dan efektif dalam menyerang menjadi faktor penting yang disorot oleh Widodo dalam evaluasi pertandingan.
Kebuntuan akhirnya pecah pada awal babak kedua, tepatnya menit ke-48 melalui gol yang dicetak Everton Nascimento De Mendonca. Widodo menilai gol tersebut menjadi momentum penting yang mengubah jalannya pertandingan.
“Gol pertama sangat penting karena meningkatkan kepercayaan diri pemain. Setelah itu permainan kami menjadi lebih lepas,” ungkapnya.
Keunggulan Garudayaksa FC kemudian bertambah pada menit ke-61 melalui Muhammad Raihan Utama. Widodo menyebut gol kedua tersebut semakin mempertegas dominasi timnya di babak kedua.
Tidak berhenti sampai di situ, Everton kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-71. Gol keduanya sekaligus memastikan kemenangan telak 3-0 bagi Garudayaksa FC.
Widodo mengapresiasi kontribusi seluruh pemain, termasuk Everton yang tampil sebagai bintang lapangan. Namun, ia menegaskan bahwa kemenangan ini merupakan hasil kerja sama tim, bukan hanya individu.
“Semua pemain bekerja keras hari ini. Everton memang mencetak dua gol, tetapi kemenangan ini adalah hasil kerja tim,” tegasnya.
Kemenangan ini dinilai sangat penting dalam menjaga posisi Garudayaksa FC di papan atas klasemen Championship. Widodo berharap hasil positif ini bisa menjadi motivasi bagi tim untuk terus tampil konsisten di laga-laga berikutnya.
“Kami harus terus menjaga konsistensi. Kompetisi masih panjang dan persaingan sangat ketat,” ujarnya.
Sementara itu, Everton mengaku senang bisa berkontribusi bagi tim. Ia menyebut kemenangan tim menjadi prioritas utama dibanding pencapaian pribadi.
“Saya senang bisa mencetak dua gol, tetapi yang paling penting adalah kemenangan tim dan tiga poin,” kata Everton.
Di sisi lain, Sriwijaya FC harus menerima hasil negatif di kandang sendiri. Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi bagi tim tuan rumah untuk memperbaiki performa di pertandingan selanjutnya.
Garudayaksa FC sendiri kini semakin percaya diri menghadapi fase krusial kompetisi. Dengan performa yang semakin solid dan strategi yang matang, tim ini terus menunjukkan potensi sebagai salah satu kandidat kuat dalam persaingan Championship musim ini. (09/AGF).










