Pemain Garuda Pertiwi Apresiasi Perhatian PSSI

Pemain Garuda Pertiwi Apresiasi Perhatian PSSI
Para pemain muda Garuda Pertiwi mengapresiasi perhatian PSSI dan Ketua Umum PSSI Erick Thohir melalui kesempatan TC di Prancis serta tampil pada Srikandi Merdeka Cup 2026 sebagai bagian dari proses pengembangan sepak bola putri Indonesia. (Foto: IST/SP).

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Para pemain muda Garuda Pertiwi mengapresiasi perhatian dan dukungan PSSI terhadap perkembangan sepak bola putri Indonesia.

Kesempatan menjalani pemusatan latihan (TC) di Prancis hingga tampil pada Srikandi Merdeka Cup 2026 dinilai menjadi pengalaman penting dalam membangun masa depan sepak bola putri Tanah Air.

Rangkaian pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan pemain muda yang dilakukan dalam beberapa bulan terakhir. Salah satu pengalaman yang paling berkesan adalah kesempatan mengikuti TC di National Football Centre Clairefontaine, Prancis, pada 3-9 Mei 2026.

Clairefontaine merupakan salah satu pusat pelatihan sepak bola elite yang memberikan pengalaman berbeda bagi para pemain muda Indonesia. Selain menjalani program latihan, para pemain juga memperoleh kesempatan mengenal lingkungan sepak bola dengan standar yang lebih tinggi.

Pengalaman itu kemudian dibawa ke Indonesia saat para pemain Garuda Pertiwi tampil dalam ajang internasional Srikandi Merdeka Cup 2026 di Kudus, Jawa Tengah. Meski gagal menjadi juara, perjalanan hingga mencapai final menjadi pencapaian penting bagi skuad muda Indonesia.

Dalam turnamen tersebut, para pemain menjalani lima pertandingan dalam kurun waktu 10 hari. Mereka menghadapi lawan dari negara berbeda sehingga mendapatkan pengalaman menghadapi beragam gaya permainan dan tekanan dalam kompetisi internasional.

Penjaga gawang Garuda Pertiwi, Alleana Ayu Arumy, mengaku senang melihat sepak bola perempuan semakin mendapatkan perhatian dari PSSI. Menurutnya, kesempatan yang diberikan menjadi modal penting bagi pemain muda untuk terus berkembang.

BACA JUGA  Peringati HBP ke-61, Lapas Jember Gelar Porseni

“Saya merasa sangat senang karena sepak bola perempuan sangat diperhatikan dan diberikan kesempatan untuk berkembang. Terima kasih untuk Bu Vivin dan Pak Erick Thohir,” ujar Alleana.

Apresiasi serupa disampaikan Shifana Nadhifa. Ia menyampaikan terima kasih kepada PSSI, Ketua Umum PSSI Erick Thohir, serta anggota Exco PSSI Vivin Sungkono Chayani yang dinilai terus membuka ruang bagi pemain putri untuk mendapatkan pengalaman internasional.

Shifana berharap kesempatan seperti itu dapat terus diperbanyak sehingga pembinaan sepak bola putri Indonesia tidak berhenti pada satu kompetisi.

“Terima kasih kepada PSSI, Pak Erick Thohir, Bu Vivin karena sudah memberikan kesempatan, khususnya kepada sepak bola putri Indonesia. Harapan selanjutnya semoga semakin banyak TC, kompetisi dan kesempatan internasional untuk sepak bola putri Indonesia,” kata Shifana.

Bagi Nafeeza Ayasha Nori, kesempatan mengikuti TC di Paris menjadi pengalaman yang tidak terlupakan. Ia mengaku memperoleh banyak pelajaran baru yang kemudian dapat diterapkan ketika kembali bermain bersama Garuda Pertiwi.

“Terima kasih kepada PSSI, Pak Erick Thohir dan Bu Vivin karena sudah memberikan aku kesempatan untuk mendapatkan pengalaman waktu TC di Paris. Karena itu aku bisa belajar banyak hal-hal baru di sana. Dan terima kasih juga sekarang aku sudah diberikan kesempatan untuk bertanding di Srikandi Merdeka Cup,” ujar Nafeeza.

BACA JUGA  Demi Ungkap Identitas Wasit Pengatur Skor, PSSI Berencana Gugat Mata Najwa

Kesya Arabela Manisya Nian juga menilai TC di Prancis memberikan pengalaman berharga bagi dirinya dan rekan-rekannya. Menurut dia, tidak semua pemain muda memperoleh kesempatan untuk berlatih di pusat sepak bola seperti Clairefontaine.

“Saya dan teman-teman sangat bersyukur karena mendapatkan kesempatan untuk menjalani TC di Prancis. Menurut saya itu sangat berharga karena tidak semua pemain mendapatkan kesempatan seperti itu,” kata Kesya.

Sementara itu, Jazlyn Kayla Firyal menyebut kesempatan tampil dalam kompetisi internasional membuat para pemain merasa semakin diperhatikan. Dukungan tersebut sekaligus menjadi motivasi untuk meningkatkan kemampuan.

“Kami ingin berterima kasih kepada Pak Erick Thohir dan Bu Vivin serta PSSI yang sudah memberikan kita kesempatan di kompetisi Srikandi Cup. Kami sebagai pesepak bola putri Indonesia pasti sangat senang karena semakin diberi kesempatan dan kami diperhatikan. Kami merasa diberikan kesempatan untuk berkembang,” ujar Jazlyn.

Jezlyn Kayla Azkha melihat Srikandi Merdeka Cup sebagai bagian penting dalam proses pembinaan pemain muda. Menurutnya, kompetisi tersebut dapat menjadi wadah untuk meningkatkan kemampuan sekaligus mempersiapkan pemain menuju level yang lebih tinggi.

“Dengan adanya kompetisi Srikandi Cup kita bisa berkembang. Kami sangat berterima kasih kepada Pak Erick Thohir, Bu Vivin, serta PSSI yang sudah menggulirkan kompetisi Srikandi Cup,” tutur Jezlyn.

BACA JUGA  Dukung Penyelengaraan, Erick Ucapkan Terima Kasih

Rangkaian pengalaman di Prancis dan Srikandi Merdeka Cup 2026 menjadi bekal bagi para pemain untuk menghadapi tantangan berikutnya. Mereka tidak hanya mendapatkan pengalaman bertanding, tetapi juga belajar menghadapi tekanan, beradaptasi dengan lawan berbeda, dan meningkatkan kepercayaan diri.

Para pemain Garuda Pertiwi pun memiliki tekad yang sama untuk terus bekerja keras dalam proses pembinaan. Mereka berharap semakin banyak kompetisi, pemusatan latihan, serta kesempatan bertanding di level internasional bagi sepak bola putri Indonesia.

Dukungan PSSI dan kesempatan yang diberikan kepada pemain muda diharapkan dapat menjadi bagian dari pembangunan ekosistem sepak bola putri yang berkelanjutan. Dengan pengalaman yang semakin banyak, para pemain diharapkan mampu berkembang dan suatu saat menjadi bagian penting dari Timnas Putri Indonesia di level senior.

Bagi para punggawa Garuda Pertiwi, pengalaman tersebut menjadi pengingat bahwa perjalanan menuju prestasi internasional membutuhkan proses panjang.

Mereka pun berkomitmen terus berkembang dan bekerja keras demi membawa nama Indonesia semakin diperhitungkan di panggung sepak bola dunia.(09/AGF)