PUB Salurkan 70.000 Bibit Tanaman untuk Masyarakat Adat Baduy, Perkuat Gerakan Pelestarian Lingkungan

PUB
PUB Salurkan 70.000 Bibit Tanaman untuk Masyarakat Adat Baduy, Perkuat Gerakan Pelestarian Lingkungan (Foto: Net,)

BANTEN, SUDUTPANDANG.ID –Perkumpulan Urang Banten (PUB) menyiapkan program Baduy Lestari dengan menyalurkan 70.000 bibit tanaman bagi masyarakat adat Baduy di Kabupaten Lebak, Banten. Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Milad ke-8 PUB sekaligus wujud kepedulian terhadap pelestarian lingkungan dan keberlanjutan kehidupan masyarakat adat.

Mengusung tema “Menanam Harapan, Menjaga Kehidupan”, kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 25 Oktober 2026, di Kampung Kaduketug, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak.

Program ini dipimpin oleh Ketua Umum PUB, Komjen Pol. (Purn.) Taufikurrahman Ruki, S.H. Melalui Baduy Lestari, PUB berupaya mendorong penghijauan, menjaga keseimbangan ekosistem, serta memperkuat kesadaran masyarakat tentang pentingnya merawat alam.

Penyaluran 70.000 bibit tanaman untuk masyarakat adat Baduy dilakukan secara bertahap melalui delapan pintu masuk kawasan Baduy. Lokasi distribusi meliputi Kampung Cipere, Kampung Monggor Kanas, Kampung Cakuem, Kampung Nangerang, Kampung Cicakal Girang, Terminal Binong, Terminal Cijahe, dan Ciboleger.

Berdasarkan data hingga 19 Oktober 2026, sebanyak 17.650 bibit telah disalurkan di tiga lokasi, yakni Kampung Cipere, Kampung Monggor Kanas, dan Kampung Cakuem.

BACA JUGA  Dampak El Nino, Warga Lebak-Banten Cari Air Bersih Hingga Masuk Hutan

Tahap berikutnya dijadwalkan berlangsung pada 24 Oktober 2026 dengan alokasi 23.450 bibit untuk empat titik, yaitu Kampung Nangerang, Kampung Cicakal Girang, Terminal Binong, dan Terminal Cijahe.

Sementara itu, distribusi melalui pintu masuk Ciboleger direncanakan berlangsung pada awal November 2026.

Penyaluran secara bertahap ini diharapkan dapat memperluas jangkauan program sehingga bantuan bibit tanaman dapat dimanfaatkan untuk mendukung pelestarian lingkungan di kawasan Baduy.

Berbagai jenis tanaman disiapkan dalam program Baduy Lestari. Bibit yang disalurkan meliputi gaharu, nangka, jambu, lerak, durian, alpukat, petai, jengkol, aren, albasia, matoa, beringin, serta jenis tanaman lainnya.

Bantuan tersebut diharapkan mampu mendukung penghijauan, menjaga tutupan vegetasi, melindungi sumber air, dan mempertahankan keseimbangan ekosistem.

Selain memberikan manfaat bagi lingkungan, penanaman pohon juga diharapkan membawa dampak positif bagi masyarakat dalam jangka panjang.

PUB menilai keberhasilan program ini tidak cukup diukur dari banyaknya bibit yang dibagikan. Keberlanjutan penanaman dan pemeliharaan menjadi faktor penting agar tanaman dapat tumbuh serta memberikan manfaat nyata bagi generasi mendatang.

BACA JUGA  Survei Baksos HPN 2024: Gizi Buruk hingga Ular Jadi Persoalan Masyarakat Baduy

Karena itu, kepedulian dan keterlibatan masyarakat diperlukan untuk memastikan bibit yang disalurkan dapat dirawat secara berkelanjutan.

Kegiatan Baduy Lestari dan Milad ke-8 PUB direncanakan dihadiri Gubernur Banten Andra Soni, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banten, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan dan lembaga swadaya masyarakat.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan memperkuat kerja sama antara pemerintah, organisasi masyarakat, tokoh adat, dan masyarakat luas dalam menjaga kelestarian lingkungan serta keberlangsungan budaya masyarakat adat Baduy.

Bagi PUB, pelestarian alam tidak dapat dipisahkan dari upaya menjaga kebudayaan. Kearifan lokal masyarakat Baduy dalam menghormati alam dan mempertahankan keseimbangan kehidupan menjadi nilai penting yang patut dijaga.

Melalui program ini, PUB berharap tumbuh kesadaran bersama untuk melindungi kawasan Baduy, menjaga sumber daya alam, serta menghormati nilai-nilai adat yang diwariskan secara turun-temurun.

Peringatan Milad ke-8 PUB menjadi momentum untuk memperkuat kontribusi organisasi dalam bidang sosial, kebudayaan, dan pelestarian lingkungan.

Penyaluran 70.000 bibit tanaman diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk terlibat dalam gerakan penghijauan. Upaya menanam dan merawat pohon dinilai penting untuk menjaga sumber air, mendukung keseimbangan ekosistem, serta menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi masyarakat.

BACA JUGA  PKK Kabupaten Asahan "Runner Up" Lomba Hari Kartini Tingkat Sumut 2023

Melalui Baduy Lestari, PUB juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan pelestarian lingkungan sebagai tanggung jawab bersama, bukan hanya kegiatan seremonial.

Dengan semangat “Menanam Harapan, Menjaga Kehidupan”, PUB menegaskan komitmennya untuk mendorong gerakan pelestarian alam yang berkelanjutan, dimulai dari Baduy untuk Banten dan Indonesia.(PR/04)