Bali  

Anggiat Napitipulu Bantah Soal Antrean Imigrasi Sampai 5 Jam

Anggiat Napitupulu
Kakanwil Kemenkumham Bali Anggiat Napitupulu saat konferensi pers di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Minggu, 31 Juli 2022. (Foto:istimewa)

BADUNG, SUDUTPANDANG.ID – Kakanwil Kemenkumham Bali Anggiat Napitupulu angkat bicara terkait artikel dari sebuah blog yang menyampaikan mengenai lamanya antrean selama lebih dari 5 jam pada area Imigrasi. Menanggapi hal tersebut, Anggiat Napitupulu menyampaikan bahwa keterangan yang disampaikan pada artikel tersebut tidaklah benar. Anggiat menjelaskan mengenai kronologis kedatangan dari penulis artikel tersebut saat mendarat di Bali.

“Yang bersangkutan datang pada hari Jumat, 29 Juli 2022 dari Bangkok, Thailand dan mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai pada pukul 14.43 WITA, yang bersangkutan kemudian melakukan pemeriksaan dokumen kesehatan dan menuju counter BRI untuk membeli Visa on Arrival (VOA),” ungkap Anggiat, dalam keterangan pers yang diterima redaksi, Senin (1/8/2022).

IMG-20220125-WA0002

Ia mengatakan, berdasarkan data pada aplikasi perlintasan keimigrasian tercatat yang bersangkutan melakukan pemeriksaan keimigrasian pada pukul 15.47 WITA. Sehingga total waktu yang dibutuhkan yang bersangkutan dari keluar pesawat, pemeriksaan KKP, pembayaran VOA dan penyelesaian pemeriksaan keimigrasian adalah 53 menit.

“Seiring dengan perluasan kebijakan keimigrasian mengenai penambahan subjek negara VOA dan pemberian bebas visa kunjungan bagi negara-negara di kawasan Asia Tenggara, jumlah penerbangan maupun volume kedatangan penumpang yang menuju Bali mengalami peningkatan,” terangnya.

“Peningkatan jumlah penerbangan juga mengakibatkan adanya jadwal penerbangan internasional yang mendarat secara berdekatan. Hal tersebut tentunya berpotensi menyebabkan kepadatan pada area kedatangan pada saat jam sibuk atau peak time,” sambung Anggiat.

Kendati demikian, ia memastikan bahwa pemeriksaan keimigrasian tetap berjalan lancar dan kondusif.

“Kami telah melakukan langkah antisipatif terhadap potensi kepadatan penumpang pada jam sibuk dengan menambah petugas, dengan komposisi 16 counter, dimana 1 counter diisi oleh 2 orang pegawai dapat menyelesaikan pemeriksaan 1500 penumpang per jam,” tambah Kakanwil Kemenkumham Bali.

Ia menegaskan, pihaknya mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam pemulihan sektor pariwisata Bali dengan berkomitmen untuk menjalankan pemeriksaan keimigrasian sesuai dengan SOP dan peraturan yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.