Hemmen

Beregu Putri Sudah Tampil Bagus

Kabid Binpres PP PBSI, Rionny Mainaky. (Foto: dok Tim Humas dan Media PP PBSI)

BACGIANG, SUDUTPANDANG.ID – Tim beregu putri Indonesia mempersembahkan medali perak di ajang bulutangkis SEA Games Vietnam 2021. Mereka dikalahkan tim Thailand yang turun dengan kekuatan penuh, sehingga membuat Apriyani Rahayu dan kolega takluk dengan skor 0-3 di Bac Giang Gymnasium, Rabu (18/5/22) kemarin.

Walau begitu, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Rionny Mainaky merasa penampilan srikandi-srikandi Merah-Putih sudah cukup maksimal. “Di beregu putri ini saya lihat hasilnya sudah maksimal tapi memang untuk mengeluarkan seluruh kemampuan itu belum, baru 80%. Jadi kalau dari hasil sebenarnya kalau bisa lebih bisa lebih puas. Tapi ini sudah mencapai target dan semoga di perorangan mereka bisa lebih baik,” tutur Rionny, seperti yang dilaporkan Tim Humas dan Media PP PBSI, Kamis (19/5/22).

Kemenkumham Bali

Rionny mengatakan dua tunggal putri Indonesia yang diturunkan, Putri Kusuma Wardani dan Stephanie Widjaja sebenarnya mampu mengimbangi permainan lawan. “Evaluasi untuk Putri tadi startnya sudah baik, mengontrol permainan pun sudah lengkap. Hanya terakhir-terakhir saat memimpin dia bermain aman saja padahal harusnya lebih kasih tekanan ke lawan agar kesempatan mendapat poin makin banyak,” ucap Rionny.

BACA JUGA  Rionny Berharap Prestasi Bisa Lebih Baik dari Malaysia Open 2022

“Untuk Stephanie harus diakui memang dia mendapat tekanan terlalu besar. Partai penentuan di final dan lawannya bertangan kidal. Tapi saya merasa dia sudah bermain ok, beban pun bisa dikuasai hanya faktor teknis di lapangan saja tadi yang menjadi pembeda. Ke depan di pertandingan seperti ini dia harus tambah speednya,” tukasnya.

Sementara untuk ganda putri Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti, Rionny menganggap wajar kekalahan yang dialami karena Apri/Fadia adalah pasangan baru. “Apri/Fadia di latihan polanya sudah masuk tapi saat di pertandingan tadi belum keluar. Mereka pasangan baru jadi masih harus adaptasi. Saya berharap di perorangan bisa menunjukkan yang lebih,” harap Rionny.

BACA JUGA  Tim Bulutangkis Indonesia Sudah Lupakan Trauma Tahun Lalu

Belum menyumbang medali emas di nomor beregu, Rionny mengingatkan tekanan cukup berat akan dialami anak-anak asuhnya. Namun Rionny meminta hal itu sebagai motivasi tambahan untuk tampil lebih luar biasa di nomor perorangan. “Tekanan-tekanan itu pasti ada tapi harus membuat mental mereka semakin kuat. Jadikan tantangan dan motivasi, bukan sebagai beban,” pesan Rionny.

Nomor perorangan cabang bulutangkis akan langsung digelar Kamis (19/5/22) di tempat yang sama, Bac Giang Gymnasium mulai pukul 09.00 WIB. (red)

Tinggalkan Balasan