Bikin Haru, Nyanyikan Lagu “Jiayou Wuhan”, Polisi Jambi Diapresiasi Pemerintah China

Brigadir Ucok Hans Simangunsong
Brigadir Ucok Hans Simangunsong saat menghibur pengunjung Festival Cap Go Meh Krendang Raya tahun 2019/istimewa

Jakarta,SudutPandang.id-Brigadir Ucok Hans Simangunsong, anggota Polres Sarolangun Jambi merupakan sosok polisi luar biasa dan terbilang langka. Meski berdarah Batak, namun ia piawai menyanyikan lagu-lagu Mandarin.

Video lagu Andy Lau berjudul “Nan Mien Yu Chuo”, langsung melambungkan namanya. Aksi panggungnya yang menghibur dengan lagu berbahasa Mandarin membuatnya kian ngetop dan banyak menuai pujian, khususnya dari masyarakat Tionghoa.

IMG-20220125-WA0002

Apresiasi bagi pria yang populer disebut Andy Lau Indonesia datang dari Kementerian Luar Negeri China. Di tengah mewabahnya virus corona, Ucok Hans memberikan semangat bagi masyarakat Wuhan yang disuarakan melalui lagu Mandarin berjudul “Jiayou Wuhan”.

“Jiayou Wuhan” yang berarti “Ayo Semangat Wuhan”. Lagu ini dinyanyikan polisi asal Medan, Sumatera Utara itu di halaman Mapolres Sarolangun dan langsung viral di media sosial. Ia juga menyelipkan doa berbahasa Indonesia dalam unggahan chanel Youtube Nanyang Bridge Media.

Brigadir Ucok Hans
Brigadir Ucok Hans Simangunsong saat Festival Cap Go Meh Krendang Raya 2019/istimewa

“Sahabat-sahabatku, saudara-saudaraku yang ada di Wuhan. Kami selalu mendoakanmu dan kami juga selalu mendukung kiranya segala macam wabah penyakit segera dapat teratasi. Tetap semangat,” ucap Ucok Hans.

Jubir Kemlu China, Hua Chunying mengaku tidak menyangka ada anggota kepolisian di Indonesia begitu menghayati lagu tersebut.

Brigadir Ucok Hans Simangunsong
Brigadir Ucok Hans Simangunsong (kiri) bersama Dewan Redaksi Sudut Pandang.id, Victor, saat acara Festival Cap Go Meh Krendang Raya 2019/istimewa

“Virus itu dingin, tetapi ada kehangatan dalam jiwa kemanusiaan. Selama masa sulit ini, Kota Wuhan dan China disemangati melalui media sosial oleh begitu banyak orang di seluruh penjuru dunia, termasuk polisi Indonesia ini. Lagu ‘Jiayou Wuhan’ telah bergema di seluruh dunia,” kata Hua Chunying, dilansir salah satu media China versi Bahasa Indonesia, Jumat, (7/2/2020).

Hua mengatakan, dukungan moril tersebut sangat berarti bagi masyarakat Wuhan, China yang kini dilanda wabah virus corona.

“Teman dari Indonesia ini tahu bahwa epidemi akan berlalu pada suatu hari. Dan ketika hari itu tiba, kami persilakan semua yang mendukung Wuhan dan China bisa mengunjungi kami, terutama Wuhan,” ujar Hua.(suli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.